PT Levels Hotels Indonesia Melakukan Sosialisasi Rencana Pembangunan The Start Up Island Karimunjawa

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 16 Februari 2022 - 07:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Reporter: Eko B Art

Pemalang | Gerbang Indonesia – KARIMUNJAWA  PT LEVELS HOTELS INDONESIA menggelar sosialisasi rencana Pembangunan hotel Startup Island di Kemojan Karimunjawa Dusun Telaga, pada Selasa malam, 15 Februari 2022.

Lebih dari 20 warga Kemojan yang hadir dalam acara tersebut.

Tampak dalam pertemuan yang digelar mulai pukul 19.30 WIB ini, diantaranya Petinggi Kemojan Muhammad Ilyas, Edher Irwantoro (Manager The Start Up Island) PT. Levels Hotels Indonesia, Camat Karimunjawa Muslikin.SM , Iptu Dasiyo Kapolsek Karimunjawa, Ir. Titi Sudaryanti, M.Sc. Kepala Balai Taman Nasional karimunjawa, Koramil, Satpol PP dan beberapa tokoh warga Dusun Telaga, yakni Bambang Zakaria, Yarhanuddin serta beberapa tokoh lainnya.

Sosialisasi rencana Pembangunan hotel Startup Island di Kemojan Karimunjawa yang dibuka dan difasilitasi oleh Petinggi Kemojan Muhammad Ilyas harusnya bertujuan untuk mengetahui keinginan dan tanggapan warga terhadap rencana pembangunan hotel dan apartemen The Strat Up island di Dusun Telaga RT 02 RW 03 di Jalan H. Datuk Moh Amin, Desa Kemojan, Kecamatan Karimunjawa, Jepara Jawa Tengah. Pembangunan itu membutuhkan izin Amdal, yang harus mendapat persetujuan warga sekitar.

Akan tetapi dalam sosialisai tersebut, dari pihak The Strat up Island PT. Levels Hotels Indonesia yang dihadiri oleh Edher Irwantoro tanpa didampingi konsultan Amdal. Dalam penyampainnya yang cukup singkat “ bahwa pihak Start Up akan mempekerjakan masyarakat, membuat agar sinyal terkuat, mengajari anak berbahasa Inggris, dan menjanjikan anak berprestasi akan sekolah keluar negeri “, jelas Edher.

Sementara beberapa warga yang mewakili RT setempat menyampaikan hal-hal yang dikhawatirkan berdampak terhadap lingkungan sekitar saat proses pembangunan hotel dan apartemen tersebut. Salah satunya disampaikan oleh Bambang Zakaria yang juga sebagai anggota BPD Desa Kemojan.

Baca Juga:  Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini

Menurut Bang Jack sapaan akrabnya, saat dimulainya kegiatan pembangunan, harusnya memperhatikan adat dan budaya masyarakat sini. Apalagi Karimunjawa adalah wilayah kepulauan, yang sedikit banyak leluhur kami ikut andil dalam membuka lahan atau babat alas wilayah sini, jadi budaya-budaya ketimuran harus dipakai, “ujarnya sambil menahan emosi”

Hal serupa juga dari perwakilan RW, bahwa ia tidak menolak adanya kegiatan pembangunan di wilayahnya karena bisa meningkatkan perekonomian wilayah setempat. Pada intinya masyarakat Kemojan sendiri tidak anti pembangunan (investasi) hanya investasi harus bermanfaat untuk masyarakat karimunjawa, lingkungan dan budaya tetap terjaga dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat karimunjawa lebih baik tanpa menghilangkan tatanan budaya dan lingkungan yang telah ada.

Melihat situasi yang sediki emosi dari perwakilan masyarakat, Kapolsek Karimunjawa menegaskan, “Jangan membuat keributan dalam forum, karena pihak hotel sudah mengantongi perijinan dari kementerian sampai Amdal”, ungkap “Iptu Dasiyo”

Menanggapi hal itu, Camat Karimunjawa ikut menengahi. Meminta kepada pihak hotel, bahwa perijinan yang belum lengkap silahkan dilengkapi, dengan komunikatif dan melibatkan masyarakat dalam penyusunan kelengkapan perijinan, supaya pembangunan tidak ada masalah di kemudian hari, “Muslikin bersuara”.

Dari kepala BTN Karimunjawa Ir. Titi Sudaryanti, M.Sc. lebih mensoroti penggunaan air laut dalam kegiatan pembangunan maupun jangka panjang, dan sebelum ditutup pihak The Start Up Island PT.Levels Hotels Indonesia akan mengkaji seluruh aspirasi dan masukan serta saran yang disampaikan warga malam ini. Mereka juga berjanji, akan memberikan hak-hak kepada warga sekitar sesuai yang dijanjikan. “Pungkas Edher”

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

Dari Kawali Jepara sebagai penerima kuasa masyarakat, yang dimintai tanggapanya via sambungan Whatsapp ke nomor ketuanya terkait acara sosialisasi malam ini, memberikan tanggapannya sedikit janggal akan acara sosialisasi ini karena kegiatan pembangunan sudah berjalan sejak bulan Juli 2021 tapi sosialisasi bersama masyarakat baru diselenggarakan malam ini secara tiba-tiba, tanpa adanya pengumuman di media terlebih dahulu sesuai tata cara konsultasi publik.

Ini jelas-jelas bahwa PT. Levels Hotels Indonesia mengabaikan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Pada Bab II dijelaskan “Persetujuan Lingkungan wajib dimiliki oleh setiap Usaha dan atau kegiatan yang memiliki dampak penting atau tidak penting terhadap lingkungan.Karena Persetujuan Lingkungan dengan Pelibatan Masyarakat yang terkena dampak langsung harus dilakukan melalui Pengumuman rencana usaha dan atau kegiatan dan konsultasi publik. Adalah menjadi persyaratan penerbitan Perizinan Berusaha atau persetujuan Pemerintah,” Tri Hutomo Ketua Kawali Jepara menjelaskan.

Dan itu dikuatkan dalam Peraturan pemerintah RI Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Analisa Risiko, bahwa kegiatan usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (3) dilakukan setiap kegiatan usaha dengan melibatkan Pelaku Usaha dan/atau masyarakat, “Tegas Tri”. Demikian pantauan liputan dari Media Gerbang Indonesia. (Eko B Art)

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB