Fakta Terbaru Terkait Bangunan Pisew di Desa Roburan, Ini Pengakuan Pekerja

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 12 Februari 2022 - 15:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Reporter: Rudi Siregar

Mandailing Natal | Gerbang Indonesia – Dari hasil investigasi beberapa media di Desa Roburan Lombang, Kecamatan Panyabungan Selatan, ditemukan fakta baru mengenai pembangunan dana pisew yang diduga pengerjaannya amburadul dan asal asalan yang dilakukan oleh ketua BKAD Baharuddin demi meraup untung yang besar.

Menurut pengakuan salah satu pekerja di proyek pisew di Desa Roburan Lombang tersebut mengatakan bahwa selama pengerjaannya ketua BKAD Baharuddin tidak pernah mengikuti spesifikasi bangunan seperti pada umumnya, dan Baharuddin menurut dia menduga selalu memikirkan untung besar, tanpa mempedulikan kualitas bangunan tersebut.

Baca Juga:  POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

“Betul…kami sewaktu bekerja di lokasi, ketua BKAD menyuruh kami untuk memasang tebal lantai rabat hanya 1 sampai 2 cm meter saja, seterusnya dia (ketua BKAD) menyuruh kami harus irit bahan, padahal kami akui atas suruhan tersebut kualitas bangunan ini bakalan tidak bagus atau rapuh,” ungkapnya.

Ia juga mengaku ditekan oleh ketua BKAD dengan mengatakan apabila ada orang lain yang datang ke lokasi agar mereka yang bekerja disitu tidak melanjutkan pekerjaannya sampai orang tersebut benar benar pergi.

Baca Juga:  Bupati Jepara Undang Seluruh Ketua BUMDes se-Kabupaten Jepara di Pendapa Kartini, Gelar Temu Bisnis Bersama Pelaku Usaha Strategis

“Sementara pekerja lainnya juga mengaku bahwa gaji mereka selama bekerja di pisew tersebut masih ada yang belum dibayarkan oleh ketua BKAD sampai detik ini” ungkapnya lagi.

Hingga berita ini ditulis ketua BKAD Baharuddin belum dapat dihubungi untuk konfirmasi lebih lanjut, dan dapat dipastikan nomor telepon wartawan sudah di blokirnya. (RUDI)

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB