Perumda PPJ Pastikan Distribusi Pangan Jelang Nataru Aman, Warga Diminta Tidak Panic Buying

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor | Mata Pena News – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) memastikan aktivitas pasar tradisional di Kota Bogor berjalan normal dan terkendali.

Pasokan kebutuhan pokok bagi masyarakat dipastikan dalam kondisi cukup dan tidak mengalami gangguan berarti.

Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin, mengatakan hasil pemantauan di sejumlah pasar menunjukkan distribusi bahan pangan berjalan lancar. Hingga kini, belum ditemukan indikasi kelangkaan komoditas strategis yang berpotensi meresahkan warga.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

“Dari hasil pengawasan kami, pasokan bahan pokok masih aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar Jenal, Senin (22/12/2025).

Ia mengatakan, dinamika harga memang terjadi pada beberapa komoditas tertentu. Namun, fluktuasi tersebut masih tergolong wajar dan belum berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat maupun stabilitas pasar.

Jenal juga mengingatkan masyarakat agar tetap berbelanja secara rasional dan tidak melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan. Menurutnya, perilaku konsumsi yang terukur akan membantu menjaga keseimbangan antara ketersediaan barang dan harga di pasaran.

Baca Juga:  POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

“Tidak perlu panic buying. Barang tersedia dan distribusi berjalan baik, jadi belanja secukupnya sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Ke depan, Perumda Pasar Pakuan Jaya bersama instansi terkait akan terus meningkatkan pengawasan harga dan stok bahan pokok di seluruh pasar tradisional.

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menjalani perayaan Nataru dengan tenang dan kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi,” pungkasnya.

Rudy

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB