317 kantor cabang Raja gadai yang nggak mau bayar pajak reklame, Negara Di rugi kan milyaran rupiah “Kini Jadi sorotan publik 

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 28 Desember 2025 - 18:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bekasi  | Mata Pena News – Raja gadai perusahaan besar yang bergerak di bidang pegadaian atau pendanaan khususnya dengan jaminan barang seperti elektronik seperti HP, laptop, PS, dan gadget lainnya, Minggu (28 Des 2025).

Dalam hasil investigasi tim media matapena.news.com
Raja gadai mempunyai gerai yang berada di berbagai provinsi dan kota maupun kabupaten yang ada di Indonesia.
1.Propinsi Banten yang berjumlah 75.gerai.
2.propinsi DKI Jakarta yang berjumlah 23 gerai.
3.propinsi Jawa Barat yang berjumlah 219 gerai.
4.propinsi Jawa Timur yang berjumlah 45 gerai
5.propinsi Bali yang berjumlah 8 gerai
6.propinsi Lampung yang berjumlah 1.
Total dari toko atau gerai raja gadai yang ada di Indonesia 371 gerai /cabang.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

Joko Santoso selalu wakil pimpinan redaksi media menyatakan kekecewaannya terhadap sikap manajemen Raja Gadai yang diduga mengabaikan aturan pajak daerah, meski telah menikmati keuntungan usaha dari pemasangan reklame dan identitas usaha di berbagai wilayah Indonesia.
“Ini bukan sekadar kelalaian administratif.atau ada unsur kong kalikong petugas pajak,Jika ratusan gerai berdiri, memasang papan nama, spanduk, dan media promosi tanpa membayar pajak reklame, maka ini adalah bentuk pembangkangan hukum yang nyata dan sistematis,”

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

Ditempat yang sama kepala UPTD pendapatan daerah wilayah kota Bekasi mengatakan iya bang benar itu susah banget untuk komunikasi.dan selama berdiri di kota Bekasi ngk mau bayar pajak reklame.kami Uda ber surat Uda hampir bosan tapi blom ada jawaban dari pihak raja gadai.jelas salah satu kepala UPTD pendapatan daerah di kota Bekasi.

(JKS)

Berita Terkait

H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
REDI GUSTRO, KETUA PAGUYUBAN PENYULING MINYAK MUBA: SUARAKAN ASPIRASI 10.000 KK
BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126
Aktivis Jaminan Sosial Indra Munaswar Berpulang, Dunia Gerakan Buruh dan JKN Kehilangan Sosok Pejuang
Heri Irawan: Jamkeswatch Semarang Raya Harus Hadir dan Berani Kawal Hak Masyarakat atas Jaminan Kesehatan
Hasil Audiensi AMPB dengan DPR: RUU Perampasan Aset Ditargetkan Disahkan 15 Desember 2026
Terima Perwakilan PT John Toys Indonesia Korea, Bamsoet Dorong Kolaborasi Kampus dan Dunia Usaha
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:04 WIB

H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 10 September 2026 - 09:18 WIB

REDI GUSTRO, KETUA PAGUYUBAN PENYULING MINYAK MUBA: SUARAKAN ASPIRASI 10.000 KK

Jumat, 4 September 2026 - 21:05 WIB

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 2 September 2026 - 20:30 WIB

Aktivis Jaminan Sosial Indra Munaswar Berpulang, Dunia Gerakan Buruh dan JKN Kehilangan Sosok Pejuang

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB