1.835 Warga Sukabumi Terdampak Banjir Hingga Dua Meter, BNPB Turun Tangan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 21:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi | Mata Pena News — Hujan deras yang mengguyur tanpa henti memicu banjir dan longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Air setinggi dua meter menerjang permukiman warga pada Senin malam (27/10/2025), menimbulkan kepanikan di tengah gelap malam dan memutus akses jalan utama.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi bencana guna mempercepat penanganan darurat.

“Kepala BNPB telah memerintahkan TRC terjun langsung ke lokasi terdampak,” ujar Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

“Tim sudah berada di Kecamatan Cisolok sejak Selasa pagi untuk melakukan kaji cepat dan memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah,” tambahnya.

Ribuan Warga Mengungsi
BNPB mencatat sedikitnya 612 kepala keluarga atau 1.835 jiwa terdampak banjir dengan ketinggian air antara 20 hingga 200 sentimeter
.
Abdul menjelaskan, jebolnya tanggul sungai akibat tingginya intensitas hujan menjadi penyebab utama meluasnya genangan hingga menjangkau kawasan Cikakak.

Baca Juga:  H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.

Hingga kini, belum ada laporan korban jiwa maupun luka-luka. Tim gabungan masih melakukan pendataan dan evakuasi di lapangan.

Posko dan Dapur Umum Dididirikan
Sebagai langkah tanggap darurat, BNPB bekerja sama dengan BPBD Sukabumi, TNI, dan Polri untuk mendirikan posko bencana, dapur umum, dan tempat pengungsian bagi warga yang membutuhkan tempat berlindung sementara.

Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di beberapa titik, menyebabkan 17 rumah rusak dan satu akses jalan desa terputus. Kondisi ini menyulitkan penyaluran bantuan logistik ke wilayah terisolasi.

Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem
BNPB mengimbau masyarakat di Jawa Barat bagian selatan, termasuk Sukabumi dan sekitarnya, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana lanjutan.

Baca Juga:  tes

“Hujan deras berpotensi kembali terjadi, sehingga masyarakat perlu mengikuti informasi resmi terkait kondisi cuaca dan potensi bencana dari petugas di lapangan,” tegas Abdul.

Ia menambahkan, BNPB akan terus memantau perkembangan cuaca di daerah bertopografi perbukitan yang rawan banjir bandang dan longsor guna meminimalkan risiko susulan.
Fenomena cuaca ekstrem ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap perubahan iklim yang semakin sulit diprediksi.

Dengan kerja sama antara BNPB, BPBD, dan aparat daerah, diharapkan penanganan bencana di Sukabumi dapat berlangsung cepat dan efektif — serta memastikan seluruh warga terdampak memperoleh bantuan dan perlindungan yang memadai.

Red

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB