Seribu Warga Turun ke Sungai Ciliwung! Harganas 2026 Jadi Momentum Pemkot Bogor Perangi Sampah dan Cegah Stunting

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA  BOGOR | Mata Pena News – Semangat gotong royong mewarnai peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 di Kota Bogor. Sekitar 1.000 warga bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor turun langsung membersihkan aliran Sungai Ciliwung di kawasan Kampung Bebek (Saung Alkesa), Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Sabtu (18/7/2026).

Aksi yang melibatkan aparatur pemerintah, komunitas, pelajar, organisasi kemasyarakatan, hingga relawan lingkungan ini menjadi bukti bahwa peringatan Harganas tidak hanya sebatas seremoni, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh persoalan lingkungan dan kesejahteraan keluarga.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Klaster Peduli Lingkungan, satu dari sembilan klaster program Harganas 2026 yang diinisiasi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor. Delapan klaster lainnya meliputi penanganan stunting, pembinaan remaja, lansia, anak, pendidikan, ekonomi keluarga, hingga hunian layak.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, yang memimpin langsung kegiatan bersama Wakil Ketua DPRD Kota Bogor M. Rusli Prihatevy, mengatakan aksi bersih Sungai Ciliwung dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menyambut Hari Sungai Nasional yang diperingati setiap 28 Juli.

Baca Juga:  Peran Penting Dinsospermades dalam Realisasi Banprov di Desa-Desa Jepara

“Melalui sembilan klaster kegiatan yang berjalan secara bersamaan, kami ingin Harganas memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Aksi bersih Sungai Ciliwung ini menjadi simbol bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Jenal.

Tak hanya membersihkan sungai, Pemkot Bogor juga menghadirkan berbagai layanan sosial untuk masyarakat. Mulai dari dapur pangan bagi keluarga berisiko stunting, pembagian 200 paket sembako, pemberian makanan tambahan bagi balita, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga dapur berbagi.

Salah satu program yang menarik perhatian adalah Ayah Tangguh, yang mengajak para ayah memasak bersama untuk menyediakan makanan bergizi bagi sekitar 1.000 peserta. Program ini menjadi simbol pentingnya peran ayah dalam membangun keluarga sehat dan berkualitas.

Jenal mengakui persoalan sampah di Sungai Ciliwung belum bisa diselesaikan hanya melalui satu kegiatan. Menurutnya, kondisi sungai yang masih dipenuhi sampah, terutama saat musim kemarau ketika debit air menurun, membutuhkan gerakan berkelanjutan serta perubahan perilaku masyarakat.

Baca Juga:  Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja

“Penyelesaian persoalan sampah membutuhkan komitmen jangka panjang. Kesadaran masyarakat menjadi kunci agar Sungai Ciliwung tetap bersih dan lestari,” tegasnya.

Ia juga berharap pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bogor segera terealisasi sebagai solusi jangka panjang dalam mengurangi volume sampah.

Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menjelaskan bahwa suksesnya Harganas 2026 merupakan hasil kolaborasi 14 instansi bersama 21 mitra strategis.

Menurutnya, sinergi tersebut diwujudkan melalui berbagai program, mulai dari pemenuhan gizi, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), pemberdayaan UMKM, hingga Gerakan Ayah Teladan yang semuanya bertujuan meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Selain menjadi ajang kolaborasi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk membangun budaya hidup sehat dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Seluruh sampah yang berhasil diangkat dari Sungai Ciliwung selanjutnya ditimbang sebagai bagian dari evaluasi hasil aksi sekaligus menjadi indikator keberhasilan gerakan bersama menjaga kebersihan sungai.

(Red)

Berita Terkait

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat
52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!
Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan
Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua
Gebyar Hari Santri 2026 Jepara, Kolaborasi Pemkab, Kemenag, IDI, TNI, PCNU dan BAZNAS
Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai
Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja
HUT ke-62 Golkar, DPD Berau Ziarah ke TMP dan Siapkan Agenda Sosial untuk Masyarakat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:16 WIB

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB