Pemprov Jabar Tambah Rombel di SMA/SMK Negeri, Jadi 50 Siswa Per Kelas

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Juni 2025 - 15:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG | Mata Pena News – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menambah jumlah rombongan belajar (rombel) di jenjang SMA dan SMK negeri pada tahun ajaran 2025/2026, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi siswa dari keluarga tidak mampu.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari komunikasi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.

“Kami ingin memastikan anak-anak dari keluarga miskin bisa tetap sekolah. Ini bentuk hadirnya negara,” ujar Herman dalam keterangan pers, Kamis (19/6/2025).

Rombel Bisa Bertambah hingga 50 Siswa
Saat ini jumlah siswa per rombel rata-rata 36 orang. Namun dalam rencana barul, Menteri memberi ruang agar rombel bisa diisi hingga 50 siswa, dengan tetap mempertimbangkan kualitas pembelajaran dan kapasitas sekolah.

Baca Juga:  Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik

“Kita sedang hitung dan mendesain skema optimalisasi ini. Bukan hanya soal jumlah, tapi bagaimana sekolah negeri bisa tetap layak dan ramah bagi siswa,” tambah Herman.

Pemprov Jabar juga membuka opsi pembiayaan pendidikan di sekolah swasta bagi siswa miskin, melalui Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) yang dapat disalurkan langsung kepada siswa penerima manfaat.

Komitmen Zero Putus Sekolah
Pemerintah Jabar menegaskan komitmen untuk menurunkan bahkan menghapus angka putus sekolah, terutama akibat kendala biaya. Kasus memilukan seperti yang terjadi di Cirebon, di mana seorang anak kesulitan sekolah karena faktor ekonomi, menjadi pemantik evaluasi sistem.

Baca Juga:  UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi

“Itu tidak boleh terjadi lagi. Negara harus hadir. Sekolah adalah hak semua anak, bukan privilese,” tegas Herman.

Jalur Afirmasi untuk Siswa Kurang Mampu
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan jalur afirmasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang mengakomodasi siswa dari keluarga kurang mampu.

“Kami alokasikan 30 persen kuota untuk mereka. Sekitar 12.670 siswa kurang mampu kami prioritaskan masuk sekolah negeri melalui jalur afirmasi,” ujarnya.

Namun demikian, pemerintah tetap memberi kebebasan pilihan bagi siswa, apakah ingin masuk ke sekolah negeri atau swasta.
“Kalau mereka ingin di swasta, silakan. Tapi pemerintah menjamin mereka masuk negeri jika itu pilihan mereka,” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik
UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi
Lewat Riset Hidrogen, Mahasiswa UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026
Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat?
Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control
Ratusan Anak TK dan KB Ikuti Lomba Mewarnai HUT ke-81 RI di Lawang Wetan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik

Jumat, 25 September 2026 - 06:55 WIB

UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi

Rabu, 23 September 2026 - 15:11 WIB

Lewat Riset Hidrogen, Mahasiswa UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026

Selasa, 15 September 2026 - 07:55 WIB

Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

Kamis, 10 September 2026 - 08:41 WIB

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB