Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta | Mata Pena News- 

Industri tekstil dan pakaian jadi Indonesia tumbuh 5,39 persen pada periode 2024–2025, diikuti

oleh peningkatan investasi industri tekstil, pakaian jadi, dan alas kaki sebesar 31,1 persen

menjadi Rp39,21 triliun pada 2024. Pertumbuhan ini turut meningkatkan kebutuhan akan proses

quality control yang efisien untuk menjaga kualitas dan kesesuaian produk. United Nations

Industrial Development Organization (UNIDO) mencatat bahwa penggunaan instrumen

pengujian yang tepat dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi.

Upaya meningkatkan efisiensi proses tersebut turut dilakukan oleh Muhammad Fajar Ikhlas dan

Daven Trihasanaki Dersa, mahasiswa Program Studi Teknik Logistik Universitas Pertamina

(UPER), melalui pengembangan alat bantu pengukuran seragam. Alat ini mempercepat proses

quality control dengan membantu mengidentifikasi kesesuaian ukuran dan deviasi dari standar

hanya dengan membentangkan seragam pada alat ukur.

 

“Ide ini muncul ketika kami terlibat dalam program PF SESAMA. Jumlah seragam yang harus diperiksa cukup banyak dengan ukuran dan spesifikasi yang beragam, sehingga proses

“pengukuran harus dilakukan berulang. Dari situ, kami mencoba membuat alat sederhana yang dapat membantu pengecekan menjadi lebih cepat dan tetap sesuai standar,” ujar Fajar.

Baca Juga:  UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi
Dokumentasi mahasiswa Program Studi Teknik Logistik Universitas Pertamina (UPER) bersama tim dalam pelaksanaan program PF SESAMA (Seragam Sekolah Pertamina untuk Semua).
Dokumentasi mahasiswa Program Studi Teknik Logistik Universitas Pertamina (UPER) bersama tim dalam pelaksanaan program PF SESAMA (Seragam Sekolah Pertamina untuk Semua).

 

Dalam program tersebut, Teknik Logistik UPER menangani proses quality control, pengemasan, hingga pengiriman 6.888 paket bantuan seragam dan perlengkapan sekolah bagi siswa jenjang

SD dan SMP atau sederajat ke berbagai daerah di Indonesia. Distribusi turut menjangkau

berbagai daerah termasuk wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), yang membutuhkan

ketepatan pengelolaan logistik karena jarak dan aksesibilitasnya.

Alat yang dikembangkan Fajar dan Daven kemudian digunakan dalam proses quality control dan

turut diberikan kepada vendor untuk membantu mengidentifikasi ketidaksesuaian ukuran

sebelum barang dikirim ke UPER. Penggunaan alat yang sama juga membantu tim dan vendor

memiliki acuan pengukuran yang lebih konsisten, sehingga proses pengecekan dapat dilakukan

dengan standar yang sama pada setiap tahapan.

“Kami mencoba membuat tools yang tidak hanya mempercepat pengukuran, tetapi juga

memberikan acuan yang sama bagi setiap orang yang melakukan pengecekan. Dengan begitu,

penentuan kesesuaian ukuran tidak hanya bergantung pada cara masing-masing pemeriksa,”kata Daven.

 

Dosen Teknik Logistik UPER sekaligus pembimbing pengembangan alat tersebut, Adji Candra

Baca Juga:  Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik

Kurniawan, Iwan Sukarno, dan Yelita Anggiane Iskandar, bersama laboran Nanda Ruswandi,

mengatakan bahwa penggunaannya membantu menyederhanakan proses pemeriksaan ribuan

seragam dengan spesifikasi yang beragam.

“Alat ini membantu mempercepat proses pengukuran. Seragam cukup dibentangkan untuk

mengetahui kesesuaian ukuran dan melihat sejauh mana deviasinya dari standar. Kami juga

memberikannya kepada vendor agar potensi kesalahan dapat diminimalkan sejak awal,” ujar

Yelita. Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra, mengatakan pengalaman

menyelesaikan persoalan nyata menjadi bagian penting dari pembelajaran di Teknik Logistik

UPER untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Logistik saat ini tidak hanya berbicara tentang bagaimana barang berpindah dari satu titik ke

titik lain, tetapi bagaimana rantai pasok dikelola secara efisien, adaptif, dan berkelanjutan.

Karena itu, mahasiswa Teknik Logistik UPER kami bekali dengan pembelajaran yang dekat

dengan persoalan nyata, mulai dari rantai pasok global, logistik energi berkelanjutan, hingga

logistik maritim. Pengalaman seperti ini penting agar mereka mampu menggunakan

keilmuannya untuk menghasilkan solusi yang relevan bagi industri dan masyarakat,” ujar Prof. Ichsan.

Irawan

Berita Terkait

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik
UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi
Lewat Riset Hidrogen, Mahasiswa UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026
Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat?
Ratusan Anak TK dan KB Ikuti Lomba Mewarnai HUT ke-81 RI di Lawang Wetan
Mutiara Hikmah Eggi Sudjana: Istiqomah, Syukur Kemerdekaan RI, dan Pertanyaan Besar soal SDA Indonesia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik

Jumat, 25 September 2026 - 06:55 WIB

UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi

Rabu, 23 September 2026 - 15:11 WIB

Lewat Riset Hidrogen, Mahasiswa UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026

Selasa, 15 September 2026 - 07:55 WIB

Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

Kamis, 10 September 2026 - 08:41 WIB

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB