Menkeu Purbaya Pastikan Anggaran Sekolah Rakyat Aman, Siswa Diminta Belajar Giat demi Raih Masa Depan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SURABAYA | Mata Pena News – Komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia melalui pendidikan kembali ditegaskan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa turun langsung meninjau pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memastikan dukungan pembiayaan negara berjalan optimal demi mewujudkan akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak Indonesia, khususnya dari keluarga kurang mampu.

Di hadapan para siswa, Purbaya menyampaikan bahwa dirinya mendapat amanah langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan anggaran Program Sekolah Rakyat tersedia dan dapat mendukung keberlangsungan pendidikan.

“Saya diperintah Presiden menyediakan anggaran Sekolah Rakyat. Belajarnya yang semangat ya, biar jadi menteri, biar jadi orang kaya,” ujar Purbaya disambut tepuk tangan para siswa.

Suasana hangat pun terasa saat Menteri Keuangan berdialog dengan para pelajar. Ketika ditanya bagaimana kesan mereka bersekolah di Sekolah Rakyat, para siswa serempak menjawab penuh semangat.

Baca Juga:  UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi

“Senang, Pak!” jawab mereka kompak.

Purbaya kemudian mengingatkan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo yang dirancang untuk memberikan kesempatan pendidikan yang layak bagi anak-anak Indonesia agar mampu mengubah masa depan mereka.

“Jadi ini Program Pak Prabowo. Semoga adik-adik jadi orang pintar. Jangan malas belajar ya,” pesannya.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya berdiri di atas lahan seluas 6,6 hektare dengan kapasitas sekitar 370 siswa. Sekolah ini mengusung konsep pendidikan terintegrasi yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan, lengkap dengan fasilitas asrama dan sarana pembelajaran modern.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah ini diproyeksikan menampung 370 siswa, terdiri dari 30 siswa SD, 120 siswa SMP, dan 120 siswa SMA. Hingga kini, sebanyak 270 siswa telah resmi diterima sebagai peserta didik.

Baca Juga:  Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik

Proses belajar mengajar didukung oleh 41 guru, 37 wali asuh, 10 wali asrama, serta 43 tenaga pendukung, sehingga pembinaan akademik maupun karakter siswa dapat berjalan secara maksimal.

Dalam pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Jawa Timur, pemerintah mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp3,82 triliun dengan nilai kontrak Rp3,52 triliun. Hingga saat ini, realisasi anggaran telah mencapai Rp3,21 triliun, menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menyukseskan program strategis nasional tersebut.

Melalui Program Sekolah Rakyat, pemerintah berharap semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan berkualitas. Program ini diharapkan melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, serta siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan.

“Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah ingin memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.”

(Red)

Berita Terkait

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik
UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi
Lewat Riset Hidrogen, Mahasiswa UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026
Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat?
Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control
Ratusan Anak TK dan KB Ikuti Lomba Mewarnai HUT ke-81 RI di Lawang Wetan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik

Jumat, 25 September 2026 - 06:55 WIB

UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi

Rabu, 23 September 2026 - 15:11 WIB

Lewat Riset Hidrogen, Mahasiswa UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026

Selasa, 15 September 2026 - 07:55 WIB

Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

Kamis, 10 September 2026 - 08:41 WIB

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB