Korlantas Polri Bakal Ganti Nomor SIM dengan Nomor NIK ,Ini Alasannya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 Mei 2024 - 00:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mata Pena News – Korlantas PolriÎ berencana mengganti nomor Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai langkah menuju sistem data tunggal.

Wacana ini diungkapkan oleh Dirregident Korlantas Polri, Brigjen. Pol. Drs. Yusri Yunus, dengan tujuan menertibkan data pribadi warga Indonesia dan mencegah pembuatan SIM ganda.

“Wacananya, tahun depan, In Syaa Allah. Untuk kemudahan saja dalam hal data seseorang,” ujar Brigjen Pol. Yusri Yunus, dikutip dari laman tribratapolri, pada Sabtu 25 Mei 2024.

Yusri Yunus menjelaskan bahwa sistem NIK sudah berjalan baik di Indonesia, di mana setiap warga negara, termasuk bayi yang baru lahir, memiliki NIK yang unik. Dengan menggunakan NIK sebagai nomor SIM,

Di harapkan semua data kependudukan dapat diintegrasikan menjadi satu data tunggal.

Korlantas berharap agar data SIM nantinya bisa disatukan dengan data KTP, BPJS, dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), semuanya menggunakan NIK.

Baca Juga:  Polres Bogor Gelar Farewell Parade dan Welcome Parade Kapolres, Wujud Penghormatan dan Tradisi Kesatuan

“Jadi, intinya bahwa kami buat single data. Paling bagus kalau NIK KTP, SIM, misalnya BPJS, kartu KIS. Semua pakai NIK. Kan nomor NIK ini satu orang cuma

di Indonesia

Saat ini, nomor SIM yang ada memungkinkan seseorang untuk memiliki SIM ganda di berbagai wilayah karena hanya berdasarkan nomor urut.

Brigjen. Pol. Drs. Yusri Yunus mencontohkan, seseorang yang sudah memiliki SIM di Jakarta bisa membuat SIM lagi di Palembang karena sistem yang ada saat ini tidak mendeteksi duplikasi tersebut.

“Jadi bisa nama Rahmat sudah punya SIM A di Jakarta, datang ke Palembang bikin SIM A juga. Bisa aja, karena cuma nomor urut saja, kan nama tersebut ada banyak,” terangnya.

Baca Juga:  Polsek Gunungsindur Tangani Penemuan Bayi Perempuan Tanpa Identitas di Cidokom

Dengan perubahan nomor SIM menjadi NIK, kasus duplikasi kepemilikan SIM di berbagai wilayah bisa dihindari. Petugas akan dengan mudah mengetahui jika seseorang sudah memiliki SIM di suatu wilayah dan tidak bisa lagi membuat SIM di wilayah lain.

“Dengan NIK tadi, petugas akan tahu ternyata yang namanya Rahmat sudah punya SIM A di Jakarta, enggak bisa lagi bikin di wilayah berbeda,” ungkap Brigjen. Pol. Drs. Yusri Yunus.

Selain mencegah duplikasi, penggunaan NIK sebagai nomor SIM juga diharapkan meningkatkan efisiensi dan efektivitas administrasi, dengan data yang terintegrasi antara KTP, BPJS, dan dokumen penting lainnya.

“Misalnya selamanya udah sama datanya, terus misalnya BPJS ikut juga datanya. Misalnya yang ikut sama juga datanya dengan nomor pakai NIK, udah top single data Indonesia,” tutupnya.

Berita Terkait

Polsek Rumpin Selidiki Dugaan Pencurian Sejumlah Peralatan Elektronik di Sekolah Dasar
Polres Bogor Gelar Farewell Parade dan Welcome Parade Kapolres, Wujud Penghormatan dan Tradisi Kesatuan
Polsek Gunungsindur Tangani Penemuan Bayi Perempuan Tanpa Identitas di Cidokom
Polres Bogor Adakan Deklarasi Damai Para Suporter Menjelang Pertandingan BRI Super League Garudayaksa FC VS Persib Bandung
Polres Bogor Gelar Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Penyekatan Jelang Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Panglima TNI dan Kapolri Perkuat Sinergi, Soliditas TNI-Polri Jadi Kunci Stabilitas Nasional
Hendak Curi Motor di Sukamulya, Terduga Pelaku Terseret Korban hingga 300 Meter dan Diamankan Warga
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Ciomas Sampaikan Imbauan Bahaya Bullying Sebelum Salat Jumat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Polsek Rumpin Selidiki Dugaan Pencurian Sejumlah Peralatan Elektronik di Sekolah Dasar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Polres Bogor Gelar Farewell Parade dan Welcome Parade Kapolres, Wujud Penghormatan dan Tradisi Kesatuan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Polsek Gunungsindur Tangani Penemuan Bayi Perempuan Tanpa Identitas di Cidokom

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Polres Bogor Adakan Deklarasi Damai Para Suporter Menjelang Pertandingan BRI Super League Garudayaksa FC VS Persib Bandung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Polres Bogor Gelar Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Penyekatan Jelang Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB