Dukung Hilirisasi Energi, Universitas Pertamina Perkuat Riset dan Inovasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jakarta | Mata Pena Mews  – Pemerintah menyiapkan 18 proyek prioritas hilirisasi dan ketahanan energi nasional dengan nilai investasi mencapai Rp618,13 triliun. Proyek tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari minyak dan gas, petrokimia, hingga energi terbarukan. Dalam agenda ini, perguruan tinggi turut memiliki peran melalui pengembangan riset dan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan industri dan mendorong terciptanya nilai tambah.

 

Universitas Pertamina (UPER) mengambil peran tersebut dengan memperkuat orientasi riset menuju pemanfaatan yang lebih luas. Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra, menempatkan research for value creation sebagai salah satu arah pengembangan riset UPER.

“Kedekatan Universitas Pertamina dengan ekosistem industri energi memberikan peluang besar untuk membawa hasil penelitian lebih dekat pada penerapan. Kami ingin mendorong riset tidak berhenti pada publikasi, tetapi berkembang menjadi inovasi yang dapat diadopsi, dihilirisasi, dan menciptakan nilai bagi industri maupun masyarakat,” ungkap Prof. Ichsan di sela pelantikan Rektor Universitas Pertamina periode 2026–2031 pada 31 Juli 2026.

 

Prof. Ichsan menyebut arah tersebut sebagai upaya mendorong pergeseran dari publikasi sebagai research output menuju research for value creation. Publikasi ilmiah tetap menjadi bagian penting, namun hasil penelitian juga perlu didorong menuju adopsi, hilirisasi inovasi, dan pemanfaatan yang lebih luas.

Baca Juga:  UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi

 

“Universitas Pertamina memiliki posisi strategis karena berada dalam ekosistem industri energi nasional. Kami ingin menggeser paradigma dari research output menjadi research for value creation. Publikasi tetap menjadi bagian penting, tetapi hasil penelitian perlu dioptimalkan melalui adopsi riset, hilirisasi inovasi, dan kolaborasi global untuk memberikan dampak nyata bagi industri dan ketahanan energi nasional,” ujar Prof. Ichsan.

 

Arah tersebut ditopang kapasitas riset dan jejaring kolaborasi yang telah berkembang di UPER. Sejak berdiri hingga 2025, Universitas Pertamina telah menghasilkan lebih dari 1.200 penelitian dan 2.500 publikasi ilmiah, serta mencatat lebih dari 370 paten dan hak cipta. UPER juga telah membangun kerja sama dengan lebih dari 90 mitra di sektor energi dan mitra internasional, yang menjadi modal untuk memperluas kolaborasi riset sekaligus mendorong pemanfaatan hasil penelitian.

 

Fokus pada energi juga berjalan beriringan dengan komitmen UPER terhadap pembangunan berkelanjutan. Melalui Sustainability Center, UPER mengembangkan kajian dan kolaborasi yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk pada isu energi dan transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.

 

“Transisi energi bukan hanya persoalan perubahan sumber energi, tetapi juga membutuhkan penguasaan teknologi, inovasi, dan sumber daya manusia. Di sinilah perguruan tinggi dapat mengambil peran melalui pendidikan dan riset yang mampu menghasilkan solusi bagi kebutuhan energi masa depan,” jelas Prof. Ichsan.

Baca Juga:  Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik

 

Untuk memperkuat kontribusi tersebut, dalam lima tahun ke depan UPER akan mendorong riset agar semakin terhubung dengan kebutuhan industri. Salah satunya melalui pengembangan Energy Innovation Hub yang mempertemukan dosen, mahasiswa, industri, serta mitra riset nasional dan internasional. Ekosistem ini juga akan dilengkapi pipeline hilirisasi untuk mendorong hasil penelitian potensial menuju implementasi dan komersialisasi.

 

“Hilirisasi membutuhkan kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi dan industri. Kami ingin kolaborasi tersebut bergerak lebih jauh menuju co-creation, sehingga persoalan nyata industri dapat menjadi bagian dari agenda riset dan hasil penelitian yang potensial memiliki jalur yang lebih jelas menuju implementasi dan komersialisasi,” tambah Prof. Ichsan.

 

Sebagai langkah awal, UPER akan memperluas riset bersama industri dan kemitraan internasional, sekaligus memetakan hasil penelitian potensial untuk dikembangkan dan dimanfaatkan. Dengan fokus pada energi dan keberlanjutan, UPER juga akan memperkuat karakter mahasiswa yang kreatif, adaptif, dan berintegritas untuk menyiapkan talenta dan inovasi yang mendukung transformasi sektor energi Indonesia.

Irawan

Berita Terkait

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik
UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi
Lewat Riset Hidrogen, Mahasiswa UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026
Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat?
Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control
Ratusan Anak TK dan KB Ikuti Lomba Mewarnai HUT ke-81 RI di Lawang Wetan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik

Jumat, 25 September 2026 - 06:55 WIB

UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi

Rabu, 23 September 2026 - 15:11 WIB

Lewat Riset Hidrogen, Mahasiswa UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026

Selasa, 15 September 2026 - 07:55 WIB

Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

Kamis, 10 September 2026 - 08:41 WIB

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB