Jakarta | Mata Pena News – Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 berlangsung semarak dengan menghadirkan 29 pertunjukan seni dan budaya yang memukau ribuan pengunjung. Ragam atraksi yang ditampilkan, mulai dari tarian tradisional, peragaan busana, parade wastra Nusantara, hingga pertunjukan musik, menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperkuat promosi produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pemasaran produk UMKM, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya nasional. Pengunjung dapat menikmati berbagai pertunjukan sekaligus mengenal lebih dekat kekayaan seni, tradisi, dan produk lokal yang menjadi identitas bangsa.
Bazar turut diramaikan oleh booth Bhayangkari, Polda dari seluruh Indonesia, satuan kerja Polri, serta sejumlah mitra strategis, di antaranya BRI, Pegadaian, Telkomsel, JNE, dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem UMKM melalui dukungan pembiayaan, digitalisasi usaha, perlindungan hak kekayaan intelektual, hingga perluasan akses pemasaran. Sinergi ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan daya saing produk UMKM agar mampu menembus pasar yang lebih luas.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan yang melibatkan 393 personel gabungan dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri bersama Polda Metro Jaya.
Kehadiran Kapolri dalam meninjau langsung Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 menegaskan komitmen Polri untuk terus mendukung pemberdayaan UMKM sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi nasional. Di saat yang sama, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi Polri, Bhayangkari, pemerintah, dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif serta melestarikan budaya Indonesia menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Red














