Antrean Pertalite Mengular di Muba, Pengendara Rela Menunggu Demi Harga Lebih Terjangkau

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pena News – Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah titik penjualan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Minggu (9/8/2026) pagi.

Pantauan di kawasan Jalan H. Arifin Jalil sekitar pukul 08.09 WIB, antrean pembelian Pertalite tampak mengular. Kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat memadati area pengisian, sementara para pengendara dengan sabar menunggu giliran untuk mendapatkan BBM.

Fenomena serupa disebut tidak hanya terjadi di satu titik. Antrean juga terpantau di sejumlah kios penjualan BBM di wilayah Muba.

Kondisi tersebut diduga tidak terlepas dari adanya perbedaan harga yang cukup mencolok antara Pertamax dan Pertalite, sehingga sebagian masyarakat memilih Pertalite untuk menekan biaya pengeluaran.

Baca Juga:  Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja

Salah seorang pengendara, Dandi, mengaku rela mengantre dan datang dari Sekayu untuk mendapatkan Pertalite.

Ia menyebut, selisih harga BBM menjadi pertimbangan utama meski harus menghabiskan waktu lebih lama di tengah antrean.

“Kalau selisih harganya cukup jauh, kami tentu memilih yang lebih terjangkau. Walaupun harus antre, tetap kami jalani,” ujar Dandi.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi terus terjadi apabila tidak ada penyesuaian kebijakan maupun ketersediaan BBM yang dapat mengimbangi tingginya permintaan masyarakat.

Baca Juga:  Peran Penting Dinsospermades dalam Realisasi Banprov di Desa-Desa Jepara

Masyarakat berharap Pertamina dan pihak terkait segera mencermati fenomena antrean panjang tersebut, termasuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat serta melakukan langkah yang diperlukan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di titik-titik penjualan.

Antrean panjang ini menjadi gambaran tingginya kebutuhan masyarakat terhadap BBM dengan harga yang lebih terjangkau. Jika kondisi tersebut terus berlangsung tanpa adanya solusi, antrean serupa dikhawatirkan kembali terjadi di berbagai wilayah Kabupaten Muba.

Reporter : Zulkarnain,ST

 

Berita Terkait

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat
52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!
Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan
Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua
Gebyar Hari Santri 2026 Jepara, Kolaborasi Pemkab, Kemenag, IDI, TNI, PCNU dan BAZNAS
Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai
Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja
HUT ke-62 Golkar, DPD Berau Ziarah ke TMP dan Siapkan Agenda Sosial untuk Masyarakat
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:16 WIB

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB