Dishub Kota Bogor Siapkan Peremajaan Angkot, Atasi Kelebihan Armada dan Tingkatkan Layanan Publik

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

KOTA BOGOR | MATAPENANEWS.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor menyiapkan transformasi angkutan kota (angkot) konvensional melalui program peremajaan dan rasionalisasi armada. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas transportasi publik sekaligus mengatasi persoalan kelebihan pasokan armada (oversupply).

Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, mengatakan pengelolaan angkutan umum menjadi salah satu dari tiga pilar utama penataan transportasi perkotaan. Program tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem transportasi yang lebih modern, efisien, nyaman, dan berkelanjutan.

Menurut Sujatmiko, salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah usia armada angkot konvensional yang sebagian besar telah melampaui 20 tahun. Kondisi tersebut dinilai berpengaruh terhadap kenyamanan penumpang sekaligus efisiensi operasional di jalan raya.

“Selama ini, dinamika angkutan umum di Kota Bogor dihadapkan pada tantangan besar. Sebagian besar armada angkot konvensional tercatat sudah berusia di atas 20 tahun. Kondisi ini tidak hanya menurunkan kenyamanan penumpang, tetapi juga memicu ketidakefisienan operasional di jalan raya,” ujar Sujatmiko, Selasa (27/10/2026).

Ia menjelaskan, Dishub Kota Bogor merencanakan pelaksanaan konversi dan rasionalisasi armada secara bertahap hingga akhir 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya pembenahan sistem angkutan umum agar lebih sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat.

Baca Juga:  Ketua Forkogakum Apresiasi Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi: Berantas Narkoba Wujud Polisi Bersama Masyarakat

Peremajaan Angkot Diarahkan ke Transportasi Modern

Dalam pelaksanaannya, program peremajaan diarahkan pada peningkatan standar pelayanan, mulai dari pembaruan kendaraan, penerapan sistem pembayaran nontunai, hingga penyediaan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas.

“Kami mengarahkan peremajaan armada ke angkutan yang lebih ramah lingkungan, terintegrasi, dilengkapi fasilitas pembayaran nontunai (e-money), serta ramah difabel,” kata Sujatmiko.

Modernisasi tersebut juga dirancang selaras dengan penguatan trayek pengumpan (feeder) dan koridor angkutan yang telah beroperasi. Integrasi ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat serta meningkatkan keterhubungan antarlayanan transportasi di Kota Bogor.

Selain meningkatkan kenyamanan penumpang, rasionalisasi armada ditujukan untuk menyesuaikan jumlah kendaraan yang beroperasi dengan kebutuhan perjalanan masyarakat.

Sujatmiko menegaskan, keseimbangan antara jumlah armada dan permintaan layanan menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem transportasi perkotaan yang sehat.

“Tujuannya jelas, kami ingin menciptakan ekosistem transportasi yang sehat, dengan keseimbangan antara pasokan (supply) dan permintaan (demand) tetap terjaga. Dengan begitu, pengusaha angkot dapat menjalankan usahanya secara berkelanjutan, sementara masyarakat memperoleh layanan yang lebih baik,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemkab Jepara Raih Penghargaan dari Gubernur Jateng sebagai Pengelola JDIH dengan Progres Terbaik

Diskominfo Dorong Transportasi Publik yang Inklusif

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor, Ana Ismawati, menilai inovasi dan keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan transportasi di era digital.

Menurut Ana, peremajaan armada yang disertai penerapan pembayaran digital dan penyediaan fasilitas inklusif berpotensi meningkatkan daya tarik transportasi publik di tengah masyarakat.

“Dengan peremajaan armada menuju sistem pembayaran digital dan fasilitas yang inklusif, wajah transportasi publik di Kota Bogor diharapkan mampu bertransformasi. Transportasi publik tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan menjadi pilihan utama yang modern, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Bogor diharapkan dapat mendorong perubahan layanan angkutan umum yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus menjaga keberlangsungan usaha para operator angkot.

Keberhasilan transformasi ini akan bergantung pada pelaksanaan peremajaan armada, kesiapan integrasi trayek, serta koordinasi dengan para pelaku usaha dan masyarakat sebagai pengguna layanan transportasi publik.

Reporter:Rud

Mata Pena News

 

Berita Terkait

Semarak HUT Pemuda Pancasila ke-67, MPC PP Jepara Gelar Khataman, Santunan Yatim, Donor Darah dan Tasyakuran di Joglo Pancasila
Sumpah Pemuda ke-98 Jepara: Meneladani Spirit Syabila, Menjauhi Narkoba dan Hoaks
Pesan Bupati Jepara Witiarso Utomo Jelang Pilpet: Beda Pilihan Wajar, Rukun Harus Dijaga
Bupati Jepara Witiarso Utomo Ziarah ke Makam Syekh Maulana Mangun Sejati Kedung, Ingat Jejak Dakwah Leluhur
Trase Baru Jalan Batutulis Mulai Diuji Coba, DPRD Bogor Soroti Keselamatan dan Pengurai Kemacetan
Trase Baru Batutulis Ditarget Sabtu Mulai Bisa Dilalui Masyarakat
Stadion Pakansari Jadi Panggung 2.500 Talenta Muda, Rudy Susmanto Dorong Pembinaan Sepak Bola Bogor
Pemkot Bogor Lantik 8 Jurusita Pajak, Bidik Penagihan Tunggakan Rp120 Miliar hingga Akhir 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Semarak HUT Pemuda Pancasila ke-67, MPC PP Jepara Gelar Khataman, Santunan Yatim, Donor Darah dan Tasyakuran di Joglo Pancasila

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Sumpah Pemuda ke-98 Jepara: Meneladani Spirit Syabila, Menjauhi Narkoba dan Hoaks

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Pesan Bupati Jepara Witiarso Utomo Jelang Pilpet: Beda Pilihan Wajar, Rukun Harus Dijaga

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bupati Jepara Witiarso Utomo Ziarah ke Makam Syekh Maulana Mangun Sejati Kedung, Ingat Jejak Dakwah Leluhur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Trase Baru Jalan Batutulis Mulai Diuji Coba, DPRD Bogor Soroti Keselamatan dan Pengurai Kemacetan

Berita Terbaru