MUBA, Mata Pena News — Di tengah musim kemarau, aliran Sungai Ulak Paceh kembali menjadi salah satu tempat favorit warga untuk berekreasi, berenang, dan berkumpul bersama keluarga.
Pantauan di lokasi pada Minggu (23/8/2026), puluhan warga terlihat memadati tepian sungai. Anak-anak hingga orang dewasa tampak menikmati suasana dengan bermain air maupun bersantai bersama keluarga di sekitar aliran sungai.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kawasan Sungai Ulak Paceh memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai ruang rekreasi masyarakat, khususnya bagi warga sekitar.
Namun, di tengah ramainya aktivitas warga, masih ditemukan sejumlah sampah yang berserakan di sekitar area sungai. Kondisi ini menjadi perhatian karena apabila tidak ditangani, dapat mengurangi kenyamanan pengunjung sekaligus berpotensi mencemari lingkungan sungai.
Warga dan pengunjung diharapkan turut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta membawa kembali sampah yang dihasilkan selama berada di kawasan sungai.
Selain menjaga kebersihan secara mandiri, warga berharap pihak terkait dapat ikut mengembangkan potensi Sungai Ulak Paceh melalui berbagai kegiatan positif, seperti perlombaan, pertunjukan masyarakat, maupun kegiatan bakti sosial dan gotong royong membersihkan kawasan sungai secara rutin.
Dengan adanya kepedulian bersama, Sungai Ulak Paceh diharapkan tidak hanya menjadi tempat bermain air saat musim kemarau, tetapi juga dapat berkembang menjadi kawasan rekreasi masyarakat yang bersih, nyaman, dan aman.
MUBA, 23 Agustus 2026
Zulkarnain














