MUBA, Mata Pena News — Suasana ramai terlihat di Lubuk Sungai Pailanjung, Desa Ulak Paceh Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Minggu (23/8/2026). Puluhan warga memadati kawasan tersebut untuk mengikuti tradisi bekarang ikan, yang menjadi salah satu kegiatan masyarakat saat musim kemarau.
Tradisi bekarang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. Warga turun langsung ke sungai yang airnya tampak kecokelatan. Sebagian warga berendam sambil mencari ikan, sementara lainnya menggunakan jala dari pinggir sungai.
Tidak sedikit pula warga yang memilih duduk di tepian sungai untuk menyaksikan keseruan kegiatan sekaligus menunggu hasil tangkapan. Bahkan, sejumlah warga terlihat berkerumun di atas jembatan untuk menikmati suasana bekarang.
Pemandangan semakin menarik dengan adanya pohon besar yang tumbang di sekitar aliran sungai.

Bagi masyarakat setempat, bekarang bukan sekadar kegiatan mencari ikan untuk tambahan lauk keluarga. Tradisi tersebut juga menjadi sarana silaturahmi, hiburan, sekaligus menjaga kebersamaan antarwarga.
Panitia mengimbau masyarakat yang mengikuti kegiatan agar tetap menjaga keselamatan selama beraktivitas di sungai.
Warga juga diingatkan untuk tidak menggunakan cara-cara yang dapat membahayakan, seperti setrum, putas, maupun bahan berbahaya lainnya.
Selain keselamatan, masyarakat juga diharapkan ikut menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah ke aliran air.
“Jangan membiasakan membuang sampah di sungai karena dapat merusak lingkungan dan mengganggu habitat ikan yang ada di dalamnya,” demikian imbauan panitia.
Tradisi bekarang diharapkan tetap berlangsung sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat Ulak Paceh Jaya, namun tetap dilakukan dengan memperhatikan keselamatan serta kelestarian ekosistem sungai.
Zulkarnain














