Gagal Makar, Kini Bangun Opini Kudeta Lewat Survei: Layakkah SMRC Dipercaya?

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mata Pena News – 

Oleh: Martinus Amin

Praktisi Hukum dan Sosial

Pada 26 Juli 2026, SMRC merilis hasil survei yang menyebutkan adanya penurunan tingkat pertumbuhan ekonomi pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta menurunnya tingkat kepuasan (approval rating) masyarakat terhadap Presiden. Pertanyaannya, apakah hasil survei SMRC tersebut layak dipercaya?

 

Sebelumnya, Syaiful Muzani dalam sebuah forum diskusi di Utan Kayu menyampaikan pernyataan yang oleh sebagian pihak dinilai mengandung unsur hasutan dan provokasi, yakni seruan kepada massa untuk menggulingkan Presiden Prabowo.

 

Atas pernyataan tersebut, Syaiful Muzani kemudian dilaporkan oleh sejumlah elemen masyarakat karena dinilai mengandung dugaan ajakan makar terhadap pemerintahan yang sah.

Baca Juga:  24 Titik Kebocoran Ditemukan, Tirta Pakuan Pulihkan Aliran Air di Curug Permai

 

Berangkat dari kondisi itu, muncul pertanyaan di tengah publik: bagaimana hasil survei SMRC dapat dipercaya apabila lembaga tersebut dipimpin oleh sosok yang oleh sebagian kalangan dinilai tidak netral, provokatif, tendensius, serta memiliki kepentingan politik tertentu?

 

Jauh sebelumnya, keberadaan lembaga survei ini juga kerap menjadi sorotan. Sejumlah pihak menilai lembaga survei diduga bekerja berdasarkan pesanan pihak tertentu.

 

Menurut pandangan tersebut, siapa pun yang memiliki kemampuan membayar dikhawatirkan dapat memengaruhi objektivitas hasil survei yang dipublikasikan. Kecurigaan tersebut muncul karena beberapa hasil survei yang sebelumnya mengunggulkan calon kepala daerah tertentu ternyata berbeda dengan hasil pemilihan yang sesungguhnya.

Baca Juga:  LSM Laskar NKRI Sambangi Kelurahan Babakan Bogor Tengah, Bahas Persoalan Alas Hak

 

Selain itu, pada awal berdirinya LSI yang didirikan oleh Syaiful Muzani bersama rekan-rekannya, Anies Baswedan diketahui pernah menjabat sebagai Direktur Riset lembaga tersebut.

 

Pada akhirnya, publik berhak menilai dan menarik kesimpulan sendiri mengenai arah, independensi, serta objektivitas survei yang dilakukan SMRC, sekaligus menempatkan hasil-hasil survei tersebut secara proporsional dalam ruang publik(*)

Berita Terkait

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat
52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!
Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan
Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua
Gebyar Hari Santri 2026 Jepara, Kolaborasi Pemkab, Kemenag, IDI, TNI, PCNU dan BAZNAS
Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai
Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja
HUT ke-62 Golkar, DPD Berau Ziarah ke TMP dan Siapkan Agenda Sosial untuk Masyarakat
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:16 WIB

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB