Pemanfaatan LKS Dinilai Masih Relevan, Dukung Proses Belajar Siswa di Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

JEPARA | Mata Pena News – Lembar Kerja Siswa (LKS) masih dinilai memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran di sejumlah sekolah, baik jenjang Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selain menjadi bahan latihan, LKS juga membantu siswa memahami materi yang telah disampaikan guru di kelas.

Sejumlah pendidik menilai penggunaan LKS dapat menjadi media pembelajaran yang efektif karena berisi rangkuman materi, latihan soal, serta tugas yang dirancang sesuai kompetensi pembelajaran.

Dengan demikian, siswa memiliki kesempatan untuk belajar secara mandiri di rumah maupun memperdalam materi setelah kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Baca Juga:  Peran Penting Dinsospermades dalam Realisasi Banprov di Desa-Desa Jepara

Selain membantu peserta didik, keberadaan LKS juga dinilai memudahkan guru dalam memberikan latihan yang terstruktur dan mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi pelajaran.

Meski demikian, para pemerhati pendidikan mengingatkan bahwa pemanfaatan LKS harus tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku. Penggunaannya hendaknya didasarkan pada kebutuhan pembelajaran, tidak bersifat memaksa, serta mengedepankan prinsip transparansi kepada orang tua atau wali murid.

Dinas pendidikan di berbagai daerah juga terus mendorong satuan pendidikan agar mengutamakan kualitas proses belajar mengajar, termasuk memastikan seluruh bahan ajar yang digunakan sesuai dengan kurikulum dan mendukung peningkatan kompetensi peserta didik.

Baca Juga:  Hadir di Pengukuhan PWI Jabar, KDM Tekankan Pentingnya Pers Independen dan Edukatif

Dengan pengelolaan yang baik, LKS diharapkan menjadi salah satu sarana pendukung yang mampu meningkatkan minat belajar, melatih kemampuan berpikir kritis, serta memperkuat pemahaman siswa terhadap materi pelajaran.

Pada akhirnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh bahan ajar yang digunakan, tetapi juga oleh sinergi antara sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan.

YD

 

Berita Terkait

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat
52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!
Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan
Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua
Gebyar Hari Santri 2026 Jepara, Kolaborasi Pemkab, Kemenag, IDI, TNI, PCNU dan BAZNAS
Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai
Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja
HUT ke-62 Golkar, DPD Berau Ziarah ke TMP dan Siapkan Agenda Sosial untuk Masyarakat
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:16 WIB

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB