Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026, Ratusan Ribu Siswa Baru Jabar Diajak Peduli Lingkungan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung | Mata Pena News – Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pancawaluya Tahun 2026 di Jawa Barat diwarnai dengan pelaksanaan Aksi Ekologi yang berlangsung serentak di berbagai daerah, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tingkat provinsi dipusatkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung.

Program tersebut melibatkan perwakilan siswa SMA dan SMK dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Secara bersamaan, aksi serupa juga digelar di 882 sekolah negeri yang tersebar di 27 kabupaten/kota sebagai penutup rangkaian MPLS tahun ini.

Data Dinas Pendidikan Jawa Barat mencatat, sebanyak 343.374 peserta didik baru jenjang SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta, mengikuti kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, 327.604 merupakan siswa yang bersekolah di satuan pendidikan negeri.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa Aksi Ekologi bukan sekadar agenda simbolis, tetapi menjadi langkah awal untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membentuk karakter peserta didik.

Baca Juga:  Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik

Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama MPLS harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Herman mengajak para siswa membiasakan diri melakukan berbagai aktivitas positif, seperti menjaga kebersihan rumah, mengerjakan pekerjaan rumah secara mandiri, membantu orang tua, hingga merawat lingkungan sekitar. Kebiasaan sederhana tersebut dinilai mampu membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta jiwa kepemimpinan.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, melainkan juga oleh karakter dan kemampuan sosial yang dibangun melalui kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menjelaskan bahwa Aksi Ekologi merupakan implementasi pendidikan karakter Pancawaluya yang diharapkan menjadi budaya di setiap sekolah.

Baca Juga:  UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan diri, ruang kelas, halaman sekolah, hingga lingkungan sekitar sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya River Clean Up Indonesia, Komunitas Sapulidi, perangkat daerah, TNI, Polri, serta komunitas pegiat lingkungan.

Di tingkat provinsi, para peserta melaksanakan beragam aksi, mulai dari membersihkan area makam pahlawan, memungut sampah di lingkungan sekitar, membersihkan aliran sungai, hingga mengikuti edukasi mengenai pelestarian lingkungan.

Melalui penutupan MPLS yang dikemas dengan Aksi Ekologi ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap semangat menjaga kelestarian lingkungan dapat menjadi kebiasaan baru bagi para siswa, sehingga nilai-nilai karakter Pancawaluya terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Red

Berita Terkait

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik
UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi
Lewat Riset Hidrogen, Mahasiswa UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026
Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat?
Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control
Ratusan Anak TK dan KB Ikuti Lomba Mewarnai HUT ke-81 RI di Lawang Wetan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik

Jumat, 25 September 2026 - 06:55 WIB

UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi

Rabu, 23 September 2026 - 15:11 WIB

Lewat Riset Hidrogen, Mahasiswa UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026

Selasa, 15 September 2026 - 07:55 WIB

Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

Kamis, 10 September 2026 - 08:41 WIB

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB