BOGOR | Mata Pena News – Kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Cemplang, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026) pagi
Insiden tersebut mengakibatkan satu unit mobil hangus terbakar dan sejumlah fasilitas dispenser BBM mengalami kerusakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, api muncul saat sebuah mobil jenis Espass tengah melakukan pengisian BBM jenis Pertalite.
Dua dispenser Pertalite yang berada di bagian tengah SPBU dilaporkan ikut terdampak kebakaran. Sementara sejumlah dispenser lainnya tidak mengalami kerusakan serius.
Pemilik SPBU Cemplang, Irena Hartanto (61), mengatakan muncul percikan api dari bagian kiri mobil ketika proses pengisian BBM berlangsung.
Petugas SPBU kemudian berupaya menghentikan pengisian dan mendorong kendaraan menjauh dari area dispenser. Namun, upaya tersebut terkendala karena rem tangan mobil masih dalam kondisi aktif.
“Waktu mau didorong, ternyata rem tangannya masih,” ujar Irena saat memberikan keterangan di lokasi.
Sementara itu, Danru Sektor Yasmin, Yandi Surjandi, menyebut dugaan awal kebakaran berkaitan dengan gangguan pada sistem kelistrikan kendaraan.
Menurut Yandi, petugas pemadam kebakaran dari Sektor Yasmin dan Sektor Sukasari dikerahkan untuk melakukan penanganan. Api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 20 menit.
“Dugaan sementara korsleting listrik dari kelistrikan mobil tersebut,” kata Yandi.
Pasca-kebakaran, petugas terlihat melakukan pembersihan area SPBU, termasuk membersihkan sisa material dari penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Mobil Espass yang hangus terbakar juga tengah diupayakan untuk dipindahkan dari lokasi.
Atap SPBU tampak menghitam akibat paparan asap, sementara dua dispenser Pertalite terlihat mengalami kerusakan akibat kobaran api.
Dalam kejadian tersebut, pengemudi mobil dilaporkan mengalami luka bakar pada bagian tangan kiri.
Hingga berita ini diturunkan, penanganan pascakebakaran masih dilakukan di lokasi. Penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
(Redaksi Mata Pena News)














