BOGOR | Mata Pena News – Kota Bogor tidak hanya dikenal sebagai Kota Hujan. Kekayaan sejarah, bangunan heritage, ruang budaya, hingga potensi generasi mudanya dinilai menjadi bagian penting yang perlu terus dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat luas.
Hal tersebut disampaikan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, saat bertemu dengan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di Balai Kota Bogor, Kamis (10/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Raffi menyoroti sejumlah destinasi dan bangunan bersejarah yang menjadi bagian dari identitas Kota Bogor. Di antaranya Istana Kepresidenan Bogor, Kebun Raya Bogor, serta sejumlah kampus yang memiliki bangunan bernilai sejarah.
Menurut Raffi, potensi heritage tersebut perlu dieksplorasi dan dikemas secara lebih menarik agar semakin dikenal, khususnya oleh generasi muda.
“Bogor disebutnya Kota Hujan. Ternyata bukan kota hujan saja, di luar itu ada heritage-heritage Bogor. Banyak sekali bangunan dan juga banyak anak-anak mudanya yang memang hebat-hebat, yang memang harus kita kembangkan dan sosialisasikan.”
RANS Carnival dan Ruang Kreativitas Anak Muda
Raffi mengatakan, pada tahun ini sejumlah kegiatan juga direncanakan berlangsung di Kota Bogor. Salah satunya melalui kolaborasi bersama Presiden RANS Simba Bogor.
Ia menyebut akan menghadirkan RANS Carnival dengan melibatkan sejumlah figur publik, termasuk Nagita Slavina dan kelompok The Dudas Minus One yang beranggotakan Desta, Ariel, dan Gading Marten.
Kegiatan tersebut direncanakan tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM, kreativitas seni, serta upaya memperkenalkan dan melestarikan budaya kepada generasi muda.
Raffi menilai keberadaan RANS Basketball di Bogor dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk membangun lebih banyak kolaborasi di berbagai bidang.
Ia juga mengajak pihak swasta lainnya untuk ikut mengambil peran dalam mendorong kemajuan daerah, khususnya Kota Bogor yang dinilai memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan Jakarta dan menjadi salah satu jalur menuju Bandung serta wilayah lainnya.
“Tentunya juga berkolaborasi sama Pak Wali Kota agar anak-anak mudanya juga maju terus. Saya juga mengajak bukan hanya saya saja, tetapi mengajak pihak swasta yang lain untuk kita, ayolah kita majukan Indonesia.”
Pemkot Bogor Terbuka untuk Kolaborasi
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyambut baik perhatian Raffi Ahmad terhadap pengembangan kepemudaan, olahraga, seni, dan budaya di Kota Bogor.
Dedie menegaskan Pemerintah Kota Bogor berkomitmen mendukung berbagai langkah pemerintah pusat, termasuk dalam menjalankan agenda Asta Cita serta mendorong lahirnya generasi unggul menuju Indonesia Emas.
“Insyaallah komitmen Pemerintah Kota Bogor untuk terus mendukung langkah dari Presiden Republik Indonesia, terutama dalam melaksanakan berbagai rangkaian Asta Cita agar berhasil. Ke depan tentu keinginan kita adalah adanya Generasi Emas Indonesia dari Kota Bogor juga.”
Menurut Dedie, Pemkot Bogor terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi dan sinergi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Termasuk mencari gagasan dan kreativitas baru untuk membangun kualitas generasi muda Kota Bogor agar semakin unggul dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
“Kita terus berusaha juga untuk mencari ide, kreativitas, langkah-langkah apa yang bisa kita kerjasamakan untuk membangun generasi Bogor ini sebagai generasi yang unggul,” pungkasnya.
Mata Pena Group














