Program Bankeu Infrastruktur Desa Pabuaran Kecamatan Sukamakmur Dorong Kemajuan Pertanian dan Perekonomian Warga Kampung Bojong Honje

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 21:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kab. Bogor | Mata Pena News — Pemerintah Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, di bawah kepemimpinan Kepala Desa Deden Aden, terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur Desa. Salah satu wilayah yang merasakan dampak langsung dari program ini adalah Kampung Bojong Honje RT 02/04, yang selama ini menggantungkan roda perekonomiannya pada sektor pertanian.

Program Bankeu Infrastruktur Desa merupakan bagian dari kebijakan pembangunan yang bersifat inklusif dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat desa. Di Kampung Bojong Honje, bantuan ini diwujudkan dalam bentuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur pertanian, seperti jalan usaha tani, saluran irigasi, serta akses pendukung distribusi hasil panen. Langkah ini dinilai sangat strategis dalam memperkuat ketahanan pangan lokal dan meningkatkan pendapatan petani.

Kepala Desa Pabuaran, Deden Aden, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur desa bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi sosial yang berdampak luas. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan melalui program Bankeu benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Di Bojong Honje, pertanian adalah tulang punggung ekonomi. Maka, pembangunan infrastruktur yang mendukung sektor ini menjadi prioritas,” ujar Deden aden dalam keterangannya, Selasa, (19/08/2025).

Baca Juga:  Hadir di Pengukuhan PWI Jabar, KDM Tekankan Pentingnya Pers Independen dan Edukatif

Warga Kampung Bojong Honje menyambut program ini dengan antusias dan rasa syukur. Menurut Bapak Rudi, salah satu petani setempat, perbaikan jalan tani telah memudahkan akses ke lahan pertanian dan mempercepat proses pengangkutan hasil panen. “Dulu kami harus menempuh jalan berlumpur dan sempit, sekarang kendaraan bisa masuk sampai ke kebun. Ini sangat membantu, terutama saat musim panen,” ungkapnya.

Selain itu, pembangunan saluran irigasi yang lebih efisien telah meningkatkan produktivitas pertanian. Lahan-lahan yang sebelumnya sulit diairi kini dapat ditanami secara optimal, sehingga hasil panen meningkat secara signifikan. Dampak ekonomi dari program ini mulai dirasakan oleh banyak keluarga, terutama dalam hal stabilitas pendapatan dan pengurangan biaya operasional pertanian.

Namun, dalam semangat berimbang, beberapa warga juga menyampaikan harapan agar program serupa dapat diperluas ke wilayah lain yang masih mengalami keterbatasan infrastruktur. Mereka berharap agar Pemerintah Desa terus melakukan evaluasi dan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan agar pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan.

Baca Juga:  Bupati Rudy Susmanto: Pemkab Bogor Perkuat Sinergi dengan TNI Percepat Pembangunan

Program Bankeu Infrastruktur Desa ini juga mendorong semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat. Proses pembangunan melibatkan warga dalam bentuk swadaya tenaga kerja dan pengawasan, menciptakan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan. Hal ini menjadi modal sosial yang penting dalam menjaga keberlanjutan program.

Dengan keberhasilan pelaksanaan program di Kampung Bojong Honje, Pemerintah Desa Pabuaran berharap dapat menjadikan model ini sebagai acuan untuk pembangunan desa yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal. Kepala Desa Deden Aden menegaskan bahwa pembangunan desa harus berakar pada aspirasi masyarakat dan dilaksanakan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan pada kepentingan rakyat.

Pemerintah Desa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan bersama. Sinergi antara pemerintah dan warga menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Desa Pabuaran yang maju, mandiri, dan berdaya saing

Red,

Berita Terkait

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat
52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!
Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan
Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua
Gebyar Hari Santri 2026 Jepara, Kolaborasi Pemkab, Kemenag, IDI, TNI, PCNU dan BAZNAS
Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai
Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja
HUT ke-62 Golkar, DPD Berau Ziarah ke TMP dan Siapkan Agenda Sosial untuk Masyarakat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:16 WIB

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB