MUBA | Mata Pena News – Kondisi Jalan Lintas Palembang–Betung, tepatnya di wilayah Desa Mainan, Kabupaten Musi Banyuasin, menjadi sorotan pengguna jalan. Permukaan jalan yang baru dilakukan pengaspalan tampak bergelombang dan tidak rata sehingga menimbulkan keluhan serta kekhawatiran masyarakat.
Berdasarkan pantauan awak media Mata Pena di lokasi, sejumlah bagian permukaan jalan terlihat memiliki kontur naik-turun dan tidak rata. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan, terlebih ruas Palembang–Betung merupakan jalur yang cukup padat dan dilalui berbagai jenis kendaraan.
Sejumlah warga mempertanyakan kualitas pekerjaan pengaspalan tersebut. Mereka berharap pihak berwenang segera melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah hasil pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar yang ditetapkan.
Kondisi permukaan jalan yang tidak rata juga dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko bagi pengendara, khususnya pengguna sepeda motor. Risiko tersebut dinilai semakin perlu diperhatikan ketika kendaraan melintas pada malam hari atau saat kondisi jalan basah.
tiga pertanyaan warga yang membutuhkan jawaban
Warga dan pengguna jalan berharap pihak terkait memberikan penjelasan atas sejumlah persoalan yang muncul, antara lain:
Apakah pekerjaan pengaspalan di lokasi telah memenuhi standar teknis yang dipersyaratkan?
Apakah kondisi permukaan jalan yang bergelombang masih dalam tahap pekerjaan atau akan dilakukan perbaikan?
Kapan perbaikan terhadap bagian jalan yang dinilai tidak rata tersebut akan dilakukan?
warga minta segera diperiksa
Salah seorang warga yang mengaku setiap hari melintas di jalur tersebut menyampaikan kekhawatirannya.
“Jalan baru diaspal, tapi malah bergelombang seperti ini. Ini cukup membahayakan kami, terutama kalau melintas malam hari. Kami berharap pihak terkait segera turun dan memperbaikinya.”
Keluhan tersebut menjadi perhatian karena kualitas jalan tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga keselamatan pengguna jalan serta kelancaran arus transportasi.
minta pemerintah turun tangan
Masyarakat berharap Dinas PUPR Provinsi Sumatera Selatan dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dapat segera meninjau kondisi ruas jalan di Desa Mainan.
Selain melakukan pengecekan fisik, warga juga meminta agar dilakukan pemeriksaan terhadap mutu dan spesifikasi pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Jika hasil pemeriksaan menemukan adanya bagian pekerjaan yang belum memenuhi standar, masyarakat berharap perbaikan segera dilakukan agar ruas tersebut kembali aman dan nyaman dilalui.
Mata Pena juga membuka ruang hak jawab dan konfirmasi bagi pihak pelaksana pekerjaan maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi jalan tersebut.
Sebab, jalan merupakan salah satu infrastruktur vital bagi masyarakat dan perekonomian. Karena itu, setiap pekerjaan pembangunan maupun pemeliharaan jalan diharapkan memenuhi standar mutu serta mengutamakan keselamatan pengguna jalan.
Zulkarnain














