Cibinong | Mata Pena News — Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat pembangunan Kecamatan Cibinong untuk disiapkan sebagai pusat jasa dan pemerintahan masa depan, terutama jika pemekaran Bogor Barat dan Bogor Timur resmi terbentuk sebagai daerah otonom baru.
Pemkab Bogor, di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi, melakukan berbagai percepatan pembangunan mulai dari revitalisasi ruang publik, penataan kawasan, hingga pembangunan fasilitas baru seperti Masjid Raya Pakansari. Upaya ini telah terlihat signifikan sepanjang 2024–2025.
Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji, menjelaskan bahwa langkah strategis ini diperlukan karena pemekaran kedua wilayah berpotensi membuat Kabupaten Bogor sebagai induk kehilangan sebagian besar sumber daya dan potensi pendapatan.
“Pak Bupati ingin memastikan ibu kota diperkuat dan dikembangkan. Jika Bogor Barat dan Timur menjadi daerah mandiri, Kabupaten Bogor tidak boleh tertinggal. Kita harus memiliki pusat pertumbuhan yang solid,” ujarnya, Senin (1/12/2025).
Ia menegaskan bahwa Bogor Barat dan Bogor Timur memiliki potensi ekonomi untuk berkembang secara mandiri. Namun tanpa persiapan yang matang, Kabupaten Bogor akan menghadapi tantangan besar pasca-pemekaran.
Karena itu, pemerintah kini fokus memposisikan Cibinong sebagai kota jasa dan perdagangan modern. Kawasan ini dirancang menjadi pusat layanan, aktivitas bisnis, dan pertumbuhan ekonomi baru yang lebih kuat dan mandiri.
“Cibinong akan diarahkan menjadi kawasan perkotaan dengan core business jasa, perdagangan, dan aktivitas ekonomi modern lainnya. Kita menyiapkan Cibinong sebagai pusat layanan dan bisnis masa depan,” tutup Bambam.
Red














