PALEMBANG, Mata Pena News. Keluhan terkait infrastruktur penerangan jalan kembali datang dari warga Kota Palembang. Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Lorong Serumpun, RT 05 RW 01, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, dilaporkan padam, total selama enam hari terakhir, terhitung sejak 31 Oktober hingga 06 November 2026.
Kondisi tersebut membuat aktivitas warga di malam hari terganggu. Berdasarkan pantauan awak media dilapangan, situasi lorong serumpun terlihat gelap gulita, hanya diterangi cahaya lampu dari rumah warga di kejauhan. Tiang PJU yang seharusnya menerangi jalan, tampak mati total.
*Akibat Trafo PLN Meledak*
Menurut keterangan salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, padamnya lampu PJU tersebut dipicu oleh insiden meledaknya trafo milik PLN yang berada tepat di depan pintu masuk Lorong Serumpun.
“Trafo PLN yang di depan lorong itu meledak, Pak. Semenjak itu lampu jalan di sepanjang Lorong Serumpun ikut mati semua. Sudah Enam malam ini gelap,” ujar warga tersebut saat dihubungi, kamis (6/11/2026) malam.
Ledakan trafo tersebut diduga menyebabkan korsleting pada jaringan listrik yang terhubung dengan instalasi PJU di kawasan tersebut.
*Sudah Dilaporkan, Belum Ada Tindak Lanjut*
Ketua RT 05 RW 01 Lorong Serumpun mengaku pihaknya sudah berupaya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait. Laporan telah disampaikan baik kepada pihak PLN maupun kepada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Palembang yang membidangi Penerangan Jalan Umum.
Namun, menurutnya, hingga malam ini belum ada petugas yang datang untuk melakukan pengecekan maupun perbaikan.
“Sudah kami laporkan, tapi belum ada tindak lanjutnya dari dinas terkait. Kami khawatir kalau dibiarkan gelap terus,” kata Ketua RT 05.
*Warga Khawatir Soal Keamanan*
Padamnya PJU selama enam hari menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Selain mengganggu aktivitas warga yang pulang malam, kondisi gelap gulita juga dikhawatirkan dapat memicu kerawanan tindak kejahatan seperti pencurian, begal, serta meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara motor yang melintas.
Apalagi Lorong Serumpun merupakan akses utama bagi warga setempat yang dihuni cukup padat. Anak-anak dan ibu-ibu mengaku takut keluar rumah saat malam hari.
“Kami berharap Dinas Perkimtan/PJU Kota Palembang segera memperbaiki lampu jalan di sini. Kasihan warga, sudah Enam hari gelap. Tolong segera ditindaklanjuti,” harap warga.
*Tanggung Jawab Siapa?*
Secara aturan, perbaikan trafo menjadi kewenangan PLN, sementara perbaikan instalasi lampu PJU menjadi tanggung jawab Dinas Perkimtan Kota Palembang. Warga berharap ada sinergi antara kedua instansi tersebut agar permasalahan ini cepat selesai.
Hingga berita ini diterbitkan, masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Dinas Perkimtan Bidang PJU Kota Palembang dan pihak PLN UID S2JB terkait jadwal perbaikan.
Redaksi juga membuka ruang hak jawab bagi pihak terkait.
*Penulis:* Robbani
*Editor:* Tim Redaksi Mata Pena News.














