BEKASI | Mata Pena News – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta Karang Taruna Kota Bekasi memperkuat kiprahnya dalam membantu masyarakat melalui program sosial yang nyata dan berdampak langsung. Organisasi kepemudaan tersebut diharapkan tidak sekadar menjalankan aktivitas kelembagaan, tetapi mampu menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Pesan itu disampaikan Tri Adhianto saat menghadiri pelantikan pengurus Karang Taruna Kota Bekasi masa bakti 2026–2031 di Plaza Patriot Candrabhaga, Jumat malam (30/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Darkam Suryadi kembali dipercaya menakhodai organisasi kepemudaan tersebut untuk lima tahun ke depan.
Tri menegaskan, Karang Taruna memiliki peran penting dalam memperkuat pembangunan sosial karena keberadaannya dekat dengan kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu, para pengurus dituntut mampu menerjemahkan semangat kepemudaan menjadi aksi yang dirasakan manfaatnya oleh warga.
Menurutnya, keberadaan Karang Taruna harus tercermin melalui kepedulian, pengabdian, serta kesediaan pemuda untuk hadir ketika masyarakat menghadapi kesulitan.
“Karang Taruna merupakan pengabdian nyata yang menunjukkan kehadiran pemuda saat masyarakat benar-benar membutuhkan. Karang Taruna juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam akselerasi kesejahteraan sosial dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia juga mendorong pengurus periode baru memperluas jangkauan kegiatan hingga tingkat lingkungan. Sejumlah sektor yang perlu mendapat perhatian di antaranya penanganan persoalan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, kegiatan kemanusiaan, serta peningkatan kesejahteraan warga.
Tri menilai, potensi generasi muda harus dimanfaatkan secara optimal, terutama dalam menghadapi tantangan bonus demografi dan pesatnya perkembangan teknologi digital. Karang Taruna diharapkan mampu menghadirkan program kreatif dan produktif, seperti bakti sosial, pelayanan kesehatan, pengembangan usaha lokal, serta kegiatan yang membuka kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi kepemudaan, Pemerintah Kota Bekasi juga merencanakan penambahan alokasi Dana Lingkar Keren sebesar Rp150 juta pada 2028 untuk mendukung kebutuhan Karang Taruna.
Meski demikian, Tri mengingatkan bahwa dukungan anggaran harus diimbangi dengan tanggung jawab dan hasil kerja yang terukur. Fasilitas yang diberikan pemerintah harus mampu dikembangkan menjadi program bermanfaat bagi masyarakat.
Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang mengangkat tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” juga menjadi pengingat pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan bangsa.
Tri berharap nilai patriotisme, ketangguhan, dan empati tidak berhenti sebagai slogan, melainkan diwujudkan melalui inovasi, kepedulian sosial, dan keterlibatan aktif dalam membantu masyarakat.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah untuk terus memperkuat kemitraan dengan Karang Taruna. Saya berharap kepengurusan yang baru dapat memperluas kontribusi organisasi serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial di Kota Bekasi,” pungkasnya.
Pelantikan pengurus Karang Taruna Kota Bekasi periode 2026–2031 tersebut sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna Tingkat Kota Bekasi Tahun 2026. Kepengurusan di bawah kepemimpinan Darkam Suryadi kini diharapkan mampu memperkuat peran pemuda sebagai penggerak kegiatan sosial dan mitra strategis pemerintah daerah.
MATA PENA NEWS














