Ajak Generasi Muda Terus Berinovasi, Direktur SDM Pertamina Tekankan Karya yang Bernilai Tambah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mata Pena News – Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan turut mengubah kebutuhan tenaga kerja di industri termasuk di Pertamina Grup.

Namun, perubahan tersebut tidak perlu dipandang semata sebagai tantangan. Bagi generasi muda, perkembangan teknologi justru dapat menjadi peluang untuk memperluas kemampuan, membuka ruang inovasi, dan menghadirkan solusi yang memberikan nilai tambah,” ungkap Direktur Sumber Daya Manusia, PT Pertamina (Persero), Andy Arvianto, saat membuka Wisuda ke-15 Universitas Pertamina di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (27/10/2026). Wisuda tersebut mengusung tema “Lulusan UPER: Profesional Muda Siap Guna”.

Menurutnya, kesiapan menjadi profesional mencakup kemampuan menerapkan ilmu untuk menjawab persoalan industri dan masyarakat. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan industri, penguasaan kompetensi serta kemampuan beradaptasi menjadi bekal penting bagi lulusan untuk menghasilkan solusi yang relevan.

Dengan dukungan PT Pertamina (Persero), Universitas Pertamina berperan dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan di lapangan.

“Universitas Pertamina merupakan bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menerjemahkan pengetahuan menjadi solusi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik

Manfaat pembelajaran di Universitas Pertamina (UPER) turut dirasakan M. Zaki Ramdhan, lulusan Program Studi S1 Teknik Mesin sekaligus wisudawan terbaik pada Wisuda ke-15 UPER dengan IPK 3,88. Selain mendukung pencapaian akademiknya, kesempatan mengikuti riset, proyek inovasi, dan magang membantunya mengembangkan keterampilan teknis, kepemimpinan, serta pemecahan masalah sebagai bekal memasuki dunia profesional.

Salah satu penerapannya adalah pengembangan HERO Helmets, prototipe helm keselamatan untuk industri pertambangan yang memanfaatkan serat eceng gondok sebagai penguat material biokomposit.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa–Karsa Cipta (PKM-KC) dengan pendanaan Kemdikbudristek, Zaki memimpin tim sejak penyusunan proposal hingga fabrikasi dan pengujian prototipe.

“Kesempatan belajar di UPER membantu saya mengembangkan kemampuan akademik sekaligus menerapkannya melalui riset dan pengalaman industri. Saat mengembangkan HERO Helmets, saya belajar memimpin tim, menguji gagasan, dan memperbaiki hasil yang belum sesuai harapan. Pengalaman magang juga membantu saya memahami bagaimana ilmu di kelas digunakan dalam praktik. Semua pengalaman itu menjadi bekal bagi saya untuk memasuki dunia kerja,” ujar Zaki.

Kompetensi Zaki turut diperkuat melalui magang di PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI). Keterlibatannya dalam analisis potensi kegagalan Blowout Preventer, peninjauan riwayat pemeliharaan, dan pengujian tanpa merusak material memberinya kesempatan menerapkan ilmu perkuliahan sekaligus memahami pentingnya keandalan peralatan dan keselamatan dalam operasional industri. Serta dalam tugas akhirnya Zaki juga membahas mengenai pemanfaatan machine learning.

Baca Juga:  Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik

Pengalaman Zaki dalam mengembangkan inovasi dan mengikuti magang mencerminkan upaya UPER menghubungkan pembelajaran dengan kebutuhan industri. Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ichsan Setya Putra, menegaskan bahwa penguatan kompetensi melalui pengalaman praktis menjadi bekal penting bagi lulusan untuk memasuki dunia kerja dan berkontribusi di berbagai sektor.

“Lebih dari 300 alumni UPER telah bekerja di Pertamina Group dan lebih dari 555 alumni berkarier di perusahaan multinasional.

Capaian ini menjadi salah satu indikator relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Kami terus memperkuat pembelajaran melalui riset, proyek inovasi, dan pemagangan agar mahasiswa memiliki kesempatan menerapkan ilmu serta memahami persoalan di lapangan.

Dengan bekal tersebut, lulusan diharapkan mampu mengembangkan solusi dan memberikan kontribusi di dunia profesional,” ujar Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ichsan Setya Putra.

Irawan

Berita Terkait

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik
UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi
Lewat Riset Hidrogen, Mahasiswa UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026
Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat?
Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control
Ratusan Anak TK dan KB Ikuti Lomba Mewarnai HUT ke-81 RI di Lawang Wetan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Ajak Generasi Muda Terus Berinovasi, Direktur SDM Pertamina Tekankan Karya yang Bernilai Tambah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Tak Cukup Kendaraan Listrik

Jumat, 25 September 2026 - 06:55 WIB

UGG Tampil di ICCIT 2026, Dosen Paparkan Riset Digitalisasi Bisnis Fotografi

Rabu, 23 September 2026 - 15:11 WIB

Lewat Riset Hidrogen, Mahasiswa UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026

Selasa, 15 September 2026 - 07:55 WIB

Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

Berita Terbaru