CIBINONG, MATA PENA NEWS — Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat tata kelola data sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas perencanaan dan kebijakan pembangunan daerah.
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Pemkab Bogor menggelar Review Penyusunan Rekomendasi Kompilasi/Survei Statistik Sektoral pada Perangkat Daerah Tahun 2026, di Ruang Rapat Tirto Adhi Soerjo Diskominfo Kabupaten Bogor, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut diarahkan untuk memastikan data statistik yang dihasilkan oleh setiap perangkat daerah memiliki kualitas yang baik, mutakhir, terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Data sektoral dinilai memiliki peran strategis karena menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menyusun perencanaan, melaksanakan program, memantau perkembangan pembangunan hingga melakukan evaluasi terhadap hasil kebijakan.
Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor mengatakan, proses review diperlukan agar setiap usulan kegiatan statistik benar-benar sesuai kebutuhan dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan tersebut, Diskominfo melakukan evaluasi terhadap berbagai usulan statistik, mengidentifikasi kekurangan, sekaligus menyelaraskan kebutuhan data antarperangkat daerah.
“Ini penting agar data yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebijakan pembangunan,” ujarnya.
Diskominfo Perkuat Peran sebagai Wali Data
Sebagai wali data daerah, Diskominfo Kabupaten Bogor memiliki peran dalam mengoordinasikan penyelenggaraan statistik sektoral di lingkungan pemerintah daerah.
Tidak hanya berkaitan dengan pengumpulan data, kualitas penyajian dan kemudahan akses terhadap data juga menjadi perhatian.
Data yang baik diharapkan dapat disajikan secara jelas sehingga mudah dimanfaatkan oleh pemerintah maupun dipahami oleh masyarakat.
Penguatan koordinasi antarperangkat daerah juga dilakukan melalui kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS), sejalan dengan prinsip Satu Data Indonesia.
Dengan koordinasi yang lebih baik, diharapkan tidak terjadi perbedaan data antarinstansi dan setiap informasi yang digunakan dalam penyusunan kebijakan memiliki dasar yang jelas.
Statistik Kebencanaan untuk Mendukung Pengambilan Keputusan
Manfaat penguatan statistik sektoral juga dirasakan oleh perangkat daerah yang menangani urusan kebencanaan.
Peserta kegiatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Muhammad Sybromalesi, mengapresiasi pelaksanaan review tersebut.
Menurutnya, statistik sektoral dapat membantu BPBD menghasilkan informasi yang lebih terukur untuk mendukung proses pengambilan keputusan di bidang kebencanaan.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan statistik tidak hanya mencatat pelaksanaan program, tetapi juga dapat menggambarkan output maupun outcome dari setiap subkegiatan yang dilakukan perangkat daerah.
“Jadi, setiap kegiatan yang dilaksanakan memiliki hasil yang dapat didata dan menjadi informasi untuk mendukung pengambilan keputusan,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan review statistik sektoral dapat dilakukan secara berkelanjutan karena data yang akurat sangat dibutuhkan, terutama dalam menentukan langkah penanganan dan kebijakan di bidang kebencanaan.
Dorong Data Berkualitas dan Akuntabel
Pemkab Bogor mendorong seluruh perangkat daerah agar semakin aktif memastikan setiap data yang dihasilkan memiliki kebutuhan yang jelas, metode pengumpulan yang tepat, memenuhi standar kualitas, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Penguatan statistik sektoral bukan sekadar persoalan administrasi data. Lebih dari itu, kualitas data akan menentukan kualitas perencanaan dan keputusan pemerintah.
Dengan data yang akurat dan terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap pembangunan dapat dilaksanakan secara lebih efektif, efisien, transparan dan akuntabel, sekaligus semakin tepat sasaran dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
(Mata Pena News)














