Kota Bogor | Mata Pena News – Setelah hampir satu dekade dinantikan, layanan Trans Jabodetabek rute Bogor–Jakarta akhirnya resmi beroperasi pada Kamis, 5 Juni 2025.
Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang menandai babak baru dalam konektivitas transportasi massal antara Kota Bogor dan Jakarta.
Trayek bernomor rute P11 ini menghubungkan Terminal Baranangsiang, Bogor, dengan Terminal Blok M, Jakarta, melalui 20 titik pemberhentian—dengan rincian 11 halte berada di Bogor dan 9 halte di wilayah Jakarta.
Sebanyak 16 armada bus disiapkan untuk melayani rute ini, dengan waktu tunggu antarbus sekitar 15 menit.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyambut baik kehadiran koridor baru Trans Jabodetabek ini. Ia menilai kehadiran layanan ini sebagai solusi konkret atas kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi, khususnya di ruas Tol Jagorawi.
> “Alhamdulillah, hari ini setelah sekian lama kami menunggu, akhirnya ada jawaban yang pasti. Trans Jabodetabek kini mengaspal ke Bogor,” ujar Dedie.
Ia menambahkan bahwa layanan ini merupakan bentuk respons terhadap tingginya animo masyarakat Kota maupun Kabupaten Bogor terhadap transportasi umum yang nyaman dan terjangkau.
Di tempat yang sama, Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut rute P11 sebagai koridor ke-14 dalam jaringan Trans Jabodetabek. Ia menjelaskan bahwa jalur ini sangat dinantikan karena secara langsung menghubungkan pusat aktivitas masyarakat di Jakarta dan Bogor.
> “Ini merupakan jalur yang betul-betul ditunggu oleh warga Bogor maupun Jakarta karena menghubungkan langsung Terminal Baranangsiang ke Blok M melalui 20 halte,” ujar Pramono.
Ia juga menyampaikan bahwa estimasi waktu tempuh rute ini berkisar antara 90 hingga 110 menit, tergantung pada kondisi lalu lintas.
Tarif dan Jadwal Operasional
Dari sisi tarif, layanan rute P11 menerapkan sistem tarif waktu sebagai berikut:
Rp2.000 untuk keberangkatan pukul 05.00–07.00 WIB
Rp3.500 untuk keberangkatan pukul 07.00–22.00 WIB

Keberangkatan dari Jakarta dimulai dari Terminal Blok M Jalur 5 dan berakhir di Terminal Baranangsiang, Bogor, begitu pun sebaliknya.
Pramono juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus memperluas jangkauan layanan Trans Jabodetabek melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah di sekitar Jabodetabek.
> “Ketika sudah menjadi bagian dari Trans Jabodetabek, tentu pemerintah Jakarta dan daerah pendukung akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar sistem transportasi publik semakin terkoneksi dan mudah diakses masyarakat,” tutupnya.
Rute Lengkap Trans Jabodetabek P11
Arah Bogor → Blok M
Terminal Baranangsiang – Jl. Raya Pajajaran – Jl. Cidangiang – Jl. Cikabuyutan – Tol Jagorawi – Jl. MH Thamrin – Tol Jagorawi – Jl. Alternatif Sentul – Tol Jagorawi – Jl. Citeureup – Tol Jagorawi – Jl. Taman Bunga – Jl. Buperta – Jl. Popki Cibubur – Tol Jagorawi – Tol Cawang Grogol – Jl. Letjen MT Haryono – Jl. Gatot Subroto – Jl. Kapten Tendean – Jalur Layang Koridor 13 – Jl. Trunojoyo – Jl. Panglima Polim – Jl. Palatehan – Terminal Blok M Jalur 5
Arah Blok M → Bogor
Terminal Blok M Jalur 5 – Jl. Palatehan – Jl. Sultan Hasanuddin – Jl. Trunojoyo – Jalur Layang Koridor 13 – Jl. Kapten Tendean – Jl. Gatot Subroto – Jl. Letjen MT Haryono – Tol Cawang Grogol – Tol Jagorawi – Jl. Transyogi – Tol Jagorawi – Jl. Citeureup – Tol Jagorawi – Jl. Raya Sirkuit Sentul – Tol Jagorawi – Jl. MH Thamrin – Tol Jagorawi – Jl. Raya Pajajaran – Terminal Baranangsiang
Red














