Menghapus Tabu: Inisiatif Mahasiswi Perangi Period Poverty

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Februari 2024 - 16:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Reporter :Rud

Jakarta | matapenanews.com –
Kesulitan mengakses sanitasi masih dirasakan mayoritas perempuan. World Bank (2022) mengungkap terdapat 500 juta orang yang tidak mendapatkan fasilitas memadai, untuk mengelola kebersihan menstruasi.

Diskriminasi sosial dan budaya tabu, menjadikan perempuan enggan berbicara mengenai menstruasi di muka umum. Minimnya pengetahuan akan menstruasi, juga memperkeruh kemiskinan menstruansi atau period poverty (YouGov, 2022).

United Nations Population Fund (UNPF) menjelaskan period poverty sebagai kurang terpenuhinya sanitasi menstruasi. Diakibatkan kurangnya akses terhadap produk dan fasilitas menstruasi, seperti pembalut, kamar mandi, air bersih, pengelolaan limbah, dan edukasi.

Kondisi itu memotivasi Ni Wayan Listyawati Ningrum, mahasiswi Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina, untuk mengusung kampanye meningkatkan kesadaran kebersihan menstruasi perempuan. Berpartisipasi dalam ajang Duta Generasi Emas 2024, Tya menginisiasi pembuatan ‘Menstrual Aid’ sebagai langkah awal menanggulangi period poverty.

“Meski tinggal di kota besar, saya merasakan keterbatasan akses untuk mendapat sanitasi seperti pembalut pengganti selama menstruasi. Tak hanya saya, teman-teman juga menghadapi masalah serupa. Akhirnya saya membuat Menstrual Aid yang berisi kotak pembalut, untuk memudahkan perempuan mendapatkan akses kebersihan selama haid,” jelas Tya dalam wawancara daring (20/2).

Baca Juga:  Tiga Raperda Inisiatif DPRD Kabupaten Bogor Disiapkan, Rudy Susmanto Dorong Perlindungan dan Pelayanan Masyarakat

Inovasi Tya membawanya sebagai duta utama mewakili Provinsi Bali, dalam kompetisi Duta Generasi Emas 2024. Sebuah ajang yang diusung untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Meski menghadapi tahapan panjang seleksi berkas hingga wawancara, apalagi sembari mengikuti ujian akhir semester, Tya berhasil mengalahkan 255 peserta dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.

Menstrual Aid karya Tya, akan dikembangkan di kampus Universitas Pertamina dengan memasang kotak pembalut di setiap toilet wanita. Ke depannya, Tya akan berkolaborasi dengan berbagai sekolah dan fasilitas umum lainnya, untuk menyebar Menstrual Aid.

“Dalam waktu dekat ini, saya akan menjalankan program dari lingkup paling dekat terlebih dahulu yaitu di kampus saya, Universitas Pertamina. Setelah mengevaluasi hasil program yang dijalankan, saya berniat untuk mengembangkan hal tersebut di fasilitas umum lainnya hingga ke sekolah. Saya juga akan melakukan edukasi mengenai menstruasi secara langsung ke beberapa sekolah, juga melalui media sosial,” tambah Tya.

Baca Juga:  Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja

Keberhasilan Tya dalam Duta Generasi Emas, serta inovasinya dalam menangani permasalahan yang dekat dengan kehidupan sosial, mendapatkan apresiasi dari Rektor Universitas Pertamina.

“Universitas membangun kompetensi soft skill mahasiswa melalui ragam aktivitas non akademik. Diantaranya melalui kompetisi nasional maupun internasional. Sehingga meningkatkan keterampilan mereka untuk menjadi agen perubahan terkait isu global seperti lingkungan dan kesejahteraan sosial, yang dicanangkan di Generasi Emas 2024,” kata Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir MS.

Universitas Pertamina, lanjut Prof. Wawan, juga membekali mahasiswa dengan  kurikulum yang disusun berdasarkan kebutuhan sosial dan industri. Termasuk program Lulusan Merah Putih, yang mempersiapkan mahasiswa terbaik untuk mengisi 45  posisi karir di Pertamina group.

Sebagai informasi, saat ini kampus besutan PT Pertamina (Persero) tengah membuka peluang untuk berkuliah di UPER. Bagi calon mahasiswa yang tertarik, dapat mengakses informasi selengkapnya melalui https://pmb.universitaspertamina.ac.id/

Berita Terkait

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat
52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!
Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan
Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua
Gebyar Hari Santri 2026 Jepara, Kolaborasi Pemkab, Kemenag, IDI, TNI, PCNU dan BAZNAS
Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai
Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja
HUT ke-62 Golkar, DPD Berau Ziarah ke TMP dan Siapkan Agenda Sosial untuk Masyarakat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:16 WIB

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB