KOTA BOGOR, Mata Pena News – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 resmi dimulai pada Rabu (4/11/2026).
Kota Bogor sebagai salah satu daerah tuan rumah langsung menggelar sejumlah pertandingan cabang olahraga (cabor), di antaranya panahan dan pencak silat.
Ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut disambut antusias para atlet yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Khusus cabang pencak silat, kompetisi diikuti perwakilan dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.
Ketua Kontingen Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan bahwa menjadi tuan rumah Porprov merupakan tanggung jawab sekaligus tantangan besar bagi pemerintah daerah.
Kesiapan fasilitas pertandingan dan berbagai kebutuhan pendukung menjadi faktor penting untuk memastikan seluruh rangkaian kompetisi berjalan lancar.
Menurut Jenal, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyediaan fasilitas medis, ambulans, tenaga ofisial hingga kepanitiaan. Seluruh unsur tersebut harus dipastikan siap meskipun dalam pelaksanaannya terdapat sejumlah dinamika dan kendala.
“Ini menjadi tantangan bagi Kota Bogor karena untuk pertama kalinya kami menjadi tuan rumah. Berbagai kebutuhan harus dipersiapkan, mulai dari sarana dan prasarana, fasilitas medis, ambulans, tim ofisial hingga panitia pelaksana.
Dengan berbagai dinamika dan kendala yang ada, Pemkot harus tetap mampu memastikan kegiatan berjalan baik. Insyaallah kami bisa,” ujar Jenal yang juga menjabat Wakil Wali Kota Bogor.
Dalam Porprov XV Jabar 2026, Kota Bogor mengirimkan sebanyak 565 atlet untuk berlaga di berbagai cabang olahraga.
Selain bertanding di Kota Bogor, para atlet juga akan menjalani kompetisi di sejumlah daerah lain, di antaranya Majalengka, Bandung, Bekasi, dan Depok.
Jenal berharap keikutsertaan ratusan atlet tersebut tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga menjadi bagian penting dari pembinaan olahraga berkelanjutan.
Ia menilai Porprov merupakan salah satu tahapan strategis untuk mengembangkan kemampuan atlet daerah agar mampu menembus kompetisi yang lebih tinggi, baik tingkat nasional maupun internasional.
“Ini menjadi ikhtiar dan strategi kami dalam melakukan pembinaan. Mudah-mudahan perwakilan dari Bogor ke depan bisa masuk Olimpiade, PON, bahkan SEA Games. Semua itu bisa bermula dari kegiatan Porprov Jabar XV tahun 2026 ini,” ungkapnya.
Kota Bogor Optimistis Raih 100 Medali Emas
Mengenai target prestasi, Jenal menegaskan bahwa kontingen Kota Bogor tetap membidik perolehan 100 medali emas dalam Porprov XV Jabar 2026.
Sejumlah cabang olahraga bela diri diproyeksikan menjadi andalan untuk mendulang medali, di antaranya judo, kurash, dan pencak silat. Potensi atlet dari cabang-cabang tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian target.
Di sisi lain, Jenal mengajak seluruh masyarakat Kota Bogor untuk ikut memberikan dukungan moral dan doa kepada para atlet yang sedang berjuang membawa nama baik daerah.
“Saya rasa ini semua tidak mungkin bisa terwujud tanpa doa dan dukungan dari seluruh warga Bogor kepada 565 atlet yang ikut berlaga,” pungkasnya.
Dukungan masyarakat diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi para atlet untuk tampil maksimal sekaligus mengukir prestasi terbaik demi mengharumkan nama Kota Bogor di ajang olahraga tingkat Jawa Barat tersebut.
Red














