Bogor | Mata Pena News – Semangat regenerasi kepemimpinan mewarnai terbentuknya kepengurusan baru Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kota Bogor.
Formasi terbaru ini memadukan pengalaman para senior dengan semangat generasi muda sebagai upaya memperkuat peran organisasi dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Dalam kepengurusan tersebut, Bung Yustinus Elyas Mou kembali dipercaya memimpin sebagai Ketua PA GMNI Kota Bogor.
Kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, konsistensi, serta kepemimpinannya dalam menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat kiprah alumni di berbagai bidang.
Regenerasi terlihat semakin nyata dengan hadirnya alumni muda di posisi strategis. Bung Didin Indra Saputra dipercaya menjabat sebagai Sekretaris, sedangkan Bung Fera Pryatna mengemban amanah sebagai Ketua Harian.
Keduanya dinilai memiliki kapasitas, integritas, serta semangat pengabdian yang kuat untuk membawa organisasi menjadi lebih progresif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Komposisi kepengurusan ini mencerminkan komitmen PA GMNI Kota Bogor dalam menciptakan kesinambungan organisasi melalui proses kaderisasi yang berkelanjutan.
Ruang yang diberikan kepada generasi muda diharapkan mampu melahirkan inovasi, memperkuat konsolidasi internal, sekaligus menghadirkan gagasan-gagasan baru yang relevan bagi masyarakat.
Ketua PA GMNI Kota Bogor, Yustinus Elyas Mou, menegaskan bahwa kepengurusan baru akan mengedepankan kolaborasi lintas generasi.
Menurutnya, pengalaman para senior harus berjalan beriringan dengan kreativitas, energi, dan keberanian generasi muda agar organisasi tetap mampu menjawab tantangan zaman.
“Regenerasi bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi proses menyiapkan kader-kader terbaik untuk melanjutkan perjuangan.
Kami ingin menjadikan PA GMNI Kota Bogor sebagai rumah besar alumni yang inklusif, solid, dan mampu melahirkan gagasan-gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Terpilihnya Bung Didin Indra Saputra sebagai Sekretaris dan Bung Fera Pryatna sebagai Ketua Harian menjadi simbol semakin besarnya kepercayaan yang diberikan kepada alumni muda untuk berada di garis depan dalam menggerakkan organisasi.
Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kader dan alumni lainnya untuk aktif berkontribusi dalam memperkuat eksistensi PA GMNI Kota Bogor.
Dengan kepengurusan yang memadukan pengalaman dan semangat muda, PA GMNI Kota Bogor optimistis mampu memperkuat perannya sebagai wadah konsolidasi alumni, pusat pengembangan pemikiran kebangsaan, sekaligus mitra strategis dalam mendukung pembangunan Kota Bogor
Yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, dan ajaran Marhaenisme. Semangat tersebut sejalan dengan cita-cita GMNI dalam melahirkan kader-kader yang menjadi pejuang-pemikir sekaligus pemikir-pejuang.
Rieke














