Angkot Listrik di Kota Bogor Mulai Diujicoba 4 April, ada 30 Titik Pemberhentian dengan Tarif  Rp 5000,-

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Maret 2024 - 06:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Dedy

Kota Bogor | matapenanews.com –
Wali Kota Bogor, Bima Arya meninjau langsung dan ikut memasang penambahan rambu pemberhentian persiapan uji coba angkutan kota tenaga listrik atau angkot listrik di titik Balai Kota Bogor dan Taman Sempur, Jumat (29/3/2024).

Pada tahap uji coba ini ada 30 titik pemberhentian angkot listrik/bus stop, 10 titik diantaranya merupakan titik baru dan 20 titik lainnya yakni eksisting yang sudah ada sebelumnya. Dan rencananya akan di luncurkan pada Kamis 4 April 2024

Kita akan ujicobakan dulu 5 unit (angkot listrik),”Dalam masa uji coba, tarif angkot listrik Rp 5.000 untuk satu kali perjalanan,”ucap Bima

Setelah meninjau pemasangan titik pemberhentian baru, Bima Arya didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra dan Direktur Perusahaan umum daerah (Perumda) Jasa Transportasi (PDJT), Rachma Nissa Fadliya mencoba angkot listrik dan melihat proses charging di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kantor PLN, Jalan Pajajaran.

Pemerintah Kota (Pemkot) berterimakasih atas kolaborasi, dukungan dan kerja sama yang sangat baik dengan PLN Bogor yang juga turut mendukung program angkot listrik.

“Jadi charging station di sini (PLN Bogor) butuh waktu sekitar 45 menit mencharge di sini. Nanti akan diatur timingnya dan dengan sistem yang seperti ini maka akan terukur 14 kilometer yang menjadi jarak tempuh angkot listrik ini, kira-kira satu putaran, sekitar 1 jam,” kata Bima Arya.

Dengan begitu lanjut Bima Arya, jika situasi lalu lintas lancar, maka bisa diperkirakan terkait titik traffic management.

“Dan ini untuk pertama kalinya angkot berhenti tidak sembarangan,” ujarnya

Kadishub Kota Bogor, Marse Hendra Saputra mengatakan, sistem pembayaran angkot listrik ini menggunakan cashless payment atau non tunai dengan tap on bus dengan tarif Rp 5000 sekali perjalanan

Berita Terkait

KAI Wisata Hadirkan Penawaran Eksklusif “Experience Luxury” di KAI Expo 2026 Kota Kasablanka
RIBUAN PENONTON PADATI CGC PALEMBANG, TIMELESS PROJECT LIVE “PLAYING 2000s ANTHEM” PECAH TOTAL
Inovasi Lapas Cibinong Tuai Apresiasi Nasional, Sampah Organik Disulap Jadi Sumber Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Maggot
Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina
Bisakah Gempa Ganda seperti di Venezuela Terjadi di Indonesia? Pakar UPER Beri Penjelasan Ilmiahnya
Peramina EP Limau Tambah Pasokan Energi Lewat Sumur Pengembangan di Muara Enim
Pakar Ekonomi UPER: Hilirisasi Biodiesel Jadi Kunci Amankan Ekonomi Nasional Menuju B50
Energi Baru dari PEP Zona 4, Sumur LBK-030 di Muara Enim Berpotensi Produksi 3.073 BOPD
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 07:51 WIB

KAI Wisata Hadirkan Penawaran Eksklusif “Experience Luxury” di KAI Expo 2026 Kota Kasablanka

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:27 WIB

RIBUAN PENONTON PADATI CGC PALEMBANG, TIMELESS PROJECT LIVE “PLAYING 2000s ANTHEM” PECAH TOTAL

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:25 WIB

Inovasi Lapas Cibinong Tuai Apresiasi Nasional, Sampah Organik Disulap Jadi Sumber Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Maggot

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:51 WIB

Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:58 WIB

Bisakah Gempa Ganda seperti di Venezuela Terjadi di Indonesia? Pakar UPER Beri Penjelasan Ilmiahnya

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB