Satu Jemaah Haji Asal Jepara Wafat di Makkah Usai Safari Wukuf

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 20:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jepara  | Mata Pena News – Seorang jemaah haji asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, wafat di Tanah Suci Makkah setelah melaksanakan safari wukuf pada Rabu malam, 18 Juni 2025, waktu setempat. Jemaah tersebut bernama Kusnan Kasan (87), warga Desa Ngroto, Kecamatan Mayong.

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jepara, Siti Yuliati, mengonfirmasi kabar duka tersebut. Kusnan wafat sekitar pukul 18.30 Waktu Arab Saudi (WAS) di hotel tempatnya menginap.

“Ada satu jemaah haji asal Kabupaten Jepara yang meninggal dunia. Almarhum memang memiliki riwayat sakit sejak sebelum keberangkatan, sehingga sempat dirawat di rumah sakit,” ujar Yuliati, Kamis, 19 Juni 2025.

Baca Juga:  POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Kusnan awalnya tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 45 dan telah dinyatakan istithaah atau layak secara kesehatan untuk menunaikan ibadah haji. Namun, saat dalam penerbangan menuju Arab Saudi, ia mengalami sesak napas dan harus diturunkan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara, untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah dinyatakan layak terbang kembali, Kusnan diberangkatkan ke Arab Saudi bersama Kloter 74. Ia kemudian menjalani seluruh rangkaian ibadah haji. Meski sempat kembali sakit selama di Makkah, almarhum menolak dirujuk ke rumah sakit dan memilih dirawat oleh tim medis kloter.

Baca Juga:  Raperda Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemkot Bogor Fokus Perkuat Pelayanan Publik

“Meninggalnya di hotel. Kebetulan beliau baru selesai salat Asar dan sedang beristirahat bersama istrinya,” tambah Yuliati.

Kusnan telah dimakamkan di Makkah dan dinyatakan menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji 1446 Hijriah. Berdasarkan rencana, ia semula dijadwalkan kembali ke Indonesia pada Selasa, 24 Juni 2025, setelah proses tanazul (pemindahan kloter) dari Kloter 74 ke Kloter 45 disetujui.

Dengan wafatnya Kusnan, total dua jemaah haji asal Jepara meninggal dunia di Tanah Suci selama musim haji 2025.

Yuda

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB