Redaksi Berkisah,
: Siti Khadijah binti Khuwailid Istri Mulia Rasulullah
Oleh : Rudi Irawan
Para Pembaca Yang Budiman,kali ini Edisi MatapenaNews menyuguhkan kisah Perempuan Mulia Dalam perjalanan sejarah Islam, nama Siti Khadijah binti Khuwailid senantiasa bersinar sebagai sosok perempuan mulia, istri pertama Rasulullah Muhammad SAW.
Siti Khadijah bukan hanya seorang istri, tetapi juga sahabat sejati, penopang utama dakwah di masa-masa terberat. Khadijah dikenal sebagai wanita bangsawan Quraisy yang kaya raya, cerdas, dan terhormat. Namun, kekayaannya bukanlah yang membuatnya agung. Keteguhan iman dan pengorbanannya demi perjuangan Islam itulah yang menjadikannya istimewa.
Khadijah adalah orang pertama yang mengimani kerasulan Muhammad SAW. Di saat banyak yang meragukan dan mencaci, dialah yang percaya sepenuh hati. Hartanya habis untuk mendukung dakwah, dirinya lelah karena terus membersamai Rasul dalam suka dan duka. Dari rumah tangga mereka lahir keteladanan cinta yang tulus, komunikasi yang jujur, dan kesetiaan tanpa syarat.
Siti Khadijah Memiliki 4 Gelar yakni
1.Ath-Thahirah (Wanita Suci)
2.Ummul Mukminin (Ibu dari Orang-Orang Mukmin)
3.Sayyidah Nisa’ Quraisy (Pemuka Perempuan Quraisy)
4.Sayyidatu Nisâ’ lil-‘Âlamîn fid-Dunyâ wal Âkhirah (Pemuka Wanita Seluruh Dunia dan Akhirat)
Saat Khadijah wafat, Rasulullah SAW sangat berduka. Tahun wafatnya Khadijah bahkan dikenal sebagai ‘Aamul Huzn – tahun kesedihan. Rasul tak pernah melupakan cintanya. Bahkan bertahun-tahun setelah wafatnya, Rasul masih menyebut nama Khadijah dengan penuh rindu dan penghormatan.
Begitulah Siti Khadijah: wanita yang dengan cinta, harta, dan jiwanya, menjadi pelita pertama dalam kegelapan awal dakwah Islam.
Salam hormat,
Tim Redaksi MatapenaNews














