Redaksi Berkisah,
Kisah Sahabat Rasulullah SAW, Sa’ad bin Abi Waqqash: Pemanah Ulung dan Doa yang Mustajab
Oleh : Rudi Irawan
Para Pembaca yang dirahmati Allah SWT, Redaksi MatapenaNews kali ini menyuguhkan Kisah -kisah para sahabat Rasul kali ini mengisahkan sahabat yang bernama Sa’ad bin Abi Waqqash berikut kisahnya :
Di tengah cahaya keislaman yang menyinari Makkah, berdirilah seorang pemuda dari Bani Zuhrah—Sa’ad bin Abi Waqqash. Ia adalah salah satu dari sepuluh orang yang dijamin masuk surga, seorang kesatria yang lembut hatinya namun tegas di medan perang.
Sa’ad memeluk Islam di usia yang masih muda, saat ajaran Muhammad SAW masih menjadi bisikan rahasia di rumah Arqam. Ia adalah orang ketujuh yang memeluk Islam. Betapa besar pengorbanannya—hingga suatu hari ibunya, yang sangat ia cintai, bersumpah tidak akan makan dan minum sampai Sa’ad meninggalkan agamanya. Namun dengan keteguhan luar biasa, ia menjawab, “Wahai Ibu, meskipun engkau memiliki seratus nyawa dan nyawa itu keluar satu demi satu, aku tak akan meninggalkan agama ini.”
Kisah heroik Sa’ad pun tak berhenti di situ. Ia adalah pemanah pertama dalam Islam yang melepaskan anak panah di jalan Allah. Dalam Perang Badar, Uhud, hingga Qadisiyah—namanya menjadi simbol keberanian. Rasulullah pernah berkata, “Ini pamanku, tunjukkan padaku siapa pamanmu!”—menunjukkan betapa dekat dan istimewanya Sa’ad di hati Nabi.
Tak hanya tangguh secara fisik, doa-doa Sa’ad dikenal mustajab. Rasulullah mendoakannya, “Ya Allah, kabulkanlah panahnya dan doanya.” Maka setiap panah yang dilepaskan Sa’ad seolah menjadi panah yang diberkahi langit.
Di masa Khalifah Umar bin Khattab, Sa’ad ditunjuk sebagai panglima perang dalam ekspedisi ke Persia. Di bawah kepemimpinannya, umat Islam meraih kemenangan besar dalam Perang Qadisiyah—membuka gerbang kejatuhan imperium Persia.
Sa’ad wafat dalam usia lanjut, sekitar 80 tahun, dan dimakamkan di Baqi’. Ia meninggalkan dunia sebagai legenda yang namanya harum dalam sejarah Islam: sahabat yang tegas dalam iman, kuat di medan laga, dan lembut dalam doa.
Salam hormat,
Tim Redaksi MatapenaNews














