POPTI dan RS Medirossa Cikarang Dorong Peningkatan Layanan bagi Pasien Thalasemia di Kabupaten Bekasi

Pertemuan 23 Pasien Thalasemia dan Orang Tua Bahas Keluhan, Pelayanan Transfusi, hingga Kebutuhan Donor Darah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Mata Pena News – Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Bekasi bersama manajemen RS Medirossa Cikarang menggelar pertemuan dengan para penderita thalasemia dan orang tua di Kabupaten Bekasi.

Pertemuan yang berlangsung di lantai 3 RS Medirossa Cikarang, Jalan Industri Tegal Gede Nomor 09, Pasirsari, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (11/6/2026), menjadi wadah untuk menyampaikan keluhan, pengalaman, serta masukan terkait pelayanan kesehatan bagi pasien thalasemia.

Sebanyak 23 penderita thalasemia, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa yang sebagian telah bekerja, hadir dalam kegiatan tersebut bersama orang tua masing-masing.

Kegiatan itu turut dihadiri Supriadi selaku Pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Jamkeswatch FSPMI dan Haris Handoyo, Ketua RW 008 Desa Sukasari.

RS Medirossa Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan

Direktur RS Medirossa Cikarang, dr. Lisa Budiman, yang baru sekitar satu bulan menjabat, menyatakan dukungan dan perhatian terhadap pasien thalasemia.

Menurut Lisa, pihak rumah sakit memahami bahwa thalasemia merupakan kondisi yang membutuhkan penanganan dan transfusi darah secara berkelanjutan.

“Manajemen RS Medirossa Cikarang berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien thalasemia. Karena kami paham, ini bukan sakit yang diinginkan, dan tidak sembuh atau hilang dengan sekali atau dua kali transfusi. Seumur hidup pasien thalasemia membutuhkan transfusi darah,” kata Lisa dalam sambutannya.

Lisa menegaskan, perhatian terhadap pasien thalasemia menjadi salah satu hal yang perlu terus ditingkatkan agar mereka mendapatkan pelayanan yang lebih baik.

Baca Juga:  Bupati Jepara Undang Seluruh Ketua BUMDes se-Kabupaten Jepara di Pendapa Kartini, Gelar Temu Bisnis Bersama Pelaku Usaha Strategis

POPTI Tampung Keluhan Orang Tua Pasien

Ketua POPTI Kabupaten Bekasi, Puspa Sari, mengatakan pertemuan tersebut digelar untuk membuka ruang komunikasi antara orang tua pasien dengan pihak rumah sakit.

Puspa yang juga merupakan ibu dari dua anak penderita thalasemia tersebut mengajak para orang tua untuk menyampaikan berbagai pengalaman dan kendala yang mereka hadapi selama menjalani pelayanan di RS Medirossa Cikarang.

“Kita ngobrol ringan-ringan saja, salah satunya apa yang dirasakan, keluhan dan masukan oleh orang tua thalasemia selama menjalani pelayanan di RS Medirossa Cikarang,” ujar Puspa.

Ia menjelaskan, selain mendapatkan jaminan melalui BPJS Kesehatan, kebutuhan darah bagi pasien thalasemia juga telah mendapatkan subsidi dari APBD Kabupaten Bekasi.

Menurut Puspa, keberadaan layanan transfusi yang lebih dekat dengan tempat tinggal pasien dapat membantu meringankan beban keluarga, terutama dari sisi waktu, biaya perjalanan, dan kondisi fisik pasien.

“Yuk, ajak teman atau saudara yang punya diagnosis sama agar tidak usah jauh-jauh transfusi darah. Kalau jauh, kita mesti berangkat pagi, ongkosnya besar dan capek di jalan,” tambahnya.

Dorong Kegiatan Donor Darah di Lingkungan RT dan RW

Selain membahas pelayanan bagi pasien thalasemia, Puspa juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu pemenuhan kebutuhan darah.

Baca Juga:  Dua Raperda Disahkan Jadi Perda, Pemkot Bogor Perkuat Ekosistem Perdagangan dan Administrasi Kependudukan

Ia berharap pengurus RT dan RW dapat mengajak warga di lingkungannya menggelar kegiatan donor darah secara rutin.

“Saya juga memohon agar masyarakat melalui RT dan RW ikut berkontribusi membantu pasien thalasemia dengan cara mengajak warga dan mengadakan kegiatan donor darah di lingkungannya,” harap Puspa.

Pertemuan tersebut berlangsung secara interaktif. Para orang tua dan penderita thalasemia dapat menyampaikan berbagai pengalaman serta masukan secara langsung kepada pihak manajemen RS Medirossa Cikarang.

Hingga berita ini diterbitkan, kegiatan masih berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh kekeluargaan.

*red/Hi

Berita Terkait

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat
52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!
Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan
Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua
tes
Gebyar Hari Santri 2026 Jepara, Kolaborasi Pemkab, Kemenag, IDI, TNI, PCNU dan BAZNAS
Perumda Pasar Tohaga Gelar LDK, Perkuat Kepemimpinan dan Profesionalisme Pegawai
Hari Pelanggan Nasional 2026, Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia dengan Lima Sepeda Motor dan Voucher Belanja
Berita ini 156 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:16 WIB

BKPSDM Kota Bogor Tindaklanjuti Dugaan Pungli CPNS, ASN Berinisial S Terancam Sanksi Berat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kepala Diskarpus Jepara dan Camat Karimunjawa Dampingi Bunda Literasi Serahkan Bantuan untuk PAUD Mutiara Hati Kemujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bank Kota Bogor Gandeng BAM, Perluas Akses Pembiayaan Pedagang Pasar Jambu Dua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB