BOGOR | Mata Pena News – Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor terus memperkuat komitmennya dalam menjaga stabilitas distribusi dan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar rakyat.
Upaya tersebut dilakukan melalui pemantauan harga komoditas secara berkala bersama Pemerintah Kabupaten Bogor berdasarkan data yang dirilis Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
Berdasarkan hasil monitoring harga komoditas pada 16 Juli 2026 pukul 12.00 WIB, sebagian besar harga kebutuhan pokok di pasar-pasar yang dikelola Perumda Pasar Tohaga masih terpantau relatif stabil.
Meski demikian, beberapa komoditas hortikultura, terutama cabai, masih berada pada level harga yang cukup tinggi.
Data pemantauan mencatat harga beras medium sebesar Rp13.171 per kilogram, cabai rawit merah mencapai Rp51.981 per kilogram, cabai merah Rp39.185 per kilogram, dan daging sapi Rp139.667 per kilogram.
Sementara itu, daging ayam broiler dijual Rp37.389 per kilogram, bawang merah Rp37.074 per kilogram, bawang putih Rp36.685 per kilogram, telur ayam broiler Rp26.556 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp21.491 per liter, gula pasir kemasan Rp18.812 per kilogram, serta LPG 3 kilogram sebesar Rp18.350 per tabung.
Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga menyampaikan bahwa pemantauan harga secara rutin merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan informasi harga yang akurat dan transparan kepada masyarakat.
Selain itu, Perumda Pasar Tohaga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, distributor, dan para pedagang guna memastikan kelancaran pasokan sehingga gejolak harga dapat ditekan.
“Monitoring harga dilakukan secara berkala agar masyarakat memperoleh informasi yang tepat mengenai perkembangan harga kebutuhan pokok, sekaligus menjadi dasar dalam menjaga stabilitas pasokan dan pengendalian harga di pasar rakyat,” ujarnya.
Perumda Pasar Tohaga berharap pemantauan harga yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membantu masyarakat merencanakan kebutuhan belanja dengan lebih baik, sekaligus memperkuat fungsi pasar rakyat sebagai pusat perdagangan yang sehat, transparan, dan mampu menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Bogor.
Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti informasi resmi terkait perkembangan harga komoditas serta memanfaatkan pasar-pasar yang dikelola Perumda Pasar Tohaga sebagai pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang kompetitif dan pasokan yang terjaga.***














