BOGOR | Mata Pena News – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan petugas yang terdampak kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga.
Tim kesehatan diterjunkan ke Posko Cimangir untuk memantau kondisi kesehatan warga maupun petugas yang terlibat dalam penanganan kebakaran, sekaligus memberikan pelayanan bagi mereka yang mengalami keluhan akibat paparan asap.
ISPA dan Iritasi Mata Mendominasi Keluhan
Petugas kesehatan Posko Cimangir, Sugeng Wibisono, mengatakan tim Dinkes ditugaskan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak serta petugas yang berada di sekitar lokasi penanganan kebakaran.
«“Tim Dinas Kesehatan diterjunkan untuk membantu penanganan bencana kebakaran tempat pembuangan sampah Galuga, khususnya di bidang kesehatan. Tugas kami memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang terdampak dan juga petugas,” ujar Sugeng.»
Selama dua hari pelayanan di posko, keluhan kesehatan yang paling banyak ditangani antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan iritasi mata. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena masyarakat dan petugas berada di lingkungan yang terpapar asap serta partikel hasil pembakaran.
Dinkes Kabupaten Bogor memastikan ketersediaan obat di posko tetap mencukupi untuk memberikan pelayanan kepada warga maupun petugas yang membutuhkan penanganan.
«“Obat yang diberikan oleh Dinas Kesehatan cukup, dan semua warga maupun petugas yang datang berobat ke sini kami layani,” jelasnya.»
Petugas Diimbau Disiplin Gunakan Masker
Sugeng juga mengingatkan petugas yang beraktivitas di sekitar lokasi kebakaran agar lebih disiplin menjaga kesehatan, terutama dalam penggunaan masker.
Paparan asap dan partikel hasil pembakaran dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan.
«“Kepada petugas, diharapkan menjaga kesehatan, terutama penggunaan masker. Kalau tidak menggunakan masker, satu, dua, tiga hari petugas sendiri berpotensi terkena ISPA akut,” katanya.»
Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang ditekankan selama aktivitas penanganan berlangsung, khususnya di area yang masih terdampak asap.
Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Imbauan serupa disampaikan kepada masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar lokasi kebakaran.
Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap dan debu serta mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi belum sepenuhnya aman.
Jika terdapat keperluan yang mengharuskan warga keluar rumah, penggunaan masker dianjurkan sebagai langkah perlindungan.
«“Untuk masyarakat sekitar, hindari beraktivitas di luar ruangan. Kalau memang harus keluar, gunakan masker,” pungkas Sugeng.»
Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor memastikan akan terus mendukung penanganan kebakaran TPA Galuga melalui pelayanan kesehatan di posko.
Pemantauan dilakukan untuk membantu memastikan masyarakat dan petugas tetap memperoleh layanan kesehatan selama proses penanganan kebakaran berlangsung, dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan.
Red














