KEBAKARAN TPA GALUGA, DINKES BOGOR SIAGAKAN LAYANAN KESEHATAN: ISPA DAN IRITASI MATA JADI KELUHAN TERBANYAK

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 08:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

BOGOR | Mata Pena News –  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan petugas yang terdampak kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga.

 

Tim kesehatan diterjunkan ke Posko Cimangir untuk memantau kondisi kesehatan warga maupun petugas yang terlibat dalam penanganan kebakaran, sekaligus memberikan pelayanan bagi mereka yang mengalami keluhan akibat paparan asap.

 

ISPA dan Iritasi Mata Mendominasi Keluhan

 

Petugas kesehatan Posko Cimangir, Sugeng Wibisono, mengatakan tim Dinkes ditugaskan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak serta petugas yang berada di sekitar lokasi penanganan kebakaran.

 

«“Tim Dinas Kesehatan diterjunkan untuk membantu penanganan bencana kebakaran tempat pembuangan sampah Galuga, khususnya di bidang kesehatan. Tugas kami memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang terdampak dan juga petugas,” ujar Sugeng.»

 

Selama dua hari pelayanan di posko, keluhan kesehatan yang paling banyak ditangani antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan iritasi mata. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena masyarakat dan petugas berada di lingkungan yang terpapar asap serta partikel hasil pembakaran.

 

Dinkes Kabupaten Bogor memastikan ketersediaan obat di posko tetap mencukupi untuk memberikan pelayanan kepada warga maupun petugas yang membutuhkan penanganan.

 

«“Obat yang diberikan oleh Dinas Kesehatan cukup, dan semua warga maupun petugas yang datang berobat ke sini kami layani,” jelasnya.»

 

Petugas Diimbau Disiplin Gunakan Masker

 

Sugeng juga mengingatkan petugas yang beraktivitas di sekitar lokasi kebakaran agar lebih disiplin menjaga kesehatan, terutama dalam penggunaan masker.

 

Paparan asap dan partikel hasil pembakaran dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan.

 

«“Kepada petugas, diharapkan menjaga kesehatan, terutama penggunaan masker. Kalau tidak menggunakan masker, satu, dua, tiga hari petugas sendiri berpotensi terkena ISPA akut,” katanya.»

 

Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang ditekankan selama aktivitas penanganan berlangsung, khususnya di area yang masih terdampak asap.

 

Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

 

Imbauan serupa disampaikan kepada masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar lokasi kebakaran.

 

Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap dan debu serta mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi belum sepenuhnya aman.

 

Jika terdapat keperluan yang mengharuskan warga keluar rumah, penggunaan masker dianjurkan sebagai langkah perlindungan.

 

«“Untuk masyarakat sekitar, hindari beraktivitas di luar ruangan. Kalau memang harus keluar, gunakan masker,” pungkas Sugeng.»

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor memastikan akan terus mendukung penanganan kebakaran TPA Galuga melalui pelayanan kesehatan di posko.

 

Pemantauan dilakukan untuk membantu memastikan masyarakat dan petugas tetap memperoleh layanan kesehatan selama proses penanganan kebakaran berlangsung, dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan.

Red

Berita Terkait

Teken PKS, RS Permata Gunung Putri Kini Layani Peserta BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126
DEMAM BOLA BELUM BERAKHIR: RS Royal Progress dan Prudential Dorong Gaya Hidup Aktif dengan Perlindungan Kesehatan yang Nyaman dan Cashless
Heri Irawan: Jamkeswatch Semarang Raya Harus Hadir dan Berani Kawal Hak Masyarakat atas Jaminan Kesehatan
ARSSI Bogor Raya dan FiberStar Dorong Transformasi Digital Pelayanan Kesehatan melalui GO! NEXT 2026
RS Annisa Bogor Jalani Survei Akreditasi LAFKI, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:30 WIB

Teken PKS, RS Permata Gunung Putri Kini Layani Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 17 September 2026 - 06:04 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:46 WIB

KEBAKARAN TPA GALUGA, DINKES BOGOR SIAGAKAN LAYANAN KESEHATAN: ISPA DAN IRITASI MATA JADI KELUHAN TERBANYAK

Jumat, 4 September 2026 - 21:05 WIB

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB