Kapolres Bogor Dan Jajaran Bersama Forkompinda Tanggulani Penanganan Musibah Bencana Alam Di Beberapa Wilayah Hukum Cisarua Kabupaten Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 Maret 2025 - 13:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mata Pena News– Pada hari Minggu, tanggal 2 Maret 2025 sejak sore hari hujan turun deras dengan intensitas cukup tinggi yang mengakibatkan adanya musibah bencana alam di beberapa tempat di wilayah Cisarua kabupaten Bogor.

Mengingat kondisi tersebut selanjutnya Bhabinkamtibmas bersama Stakeholder TNI, Kecamatan Dan Desa berkoordinasi yangmana kondisi wilayah sekitar Cisarua kabupaten Bogor akan mengalami dampak musibah bencana alam, guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam, dan sejauh ini akibat curah hujan yang tinggi tersebut mengakibatkan bencana alam salah satunya di Wilayah Desa Citeko, Desa Tugu Selatan, Tugu Utara dan Desa Leuwimalamg Kec. Cisarua Kab. Bogor.

Adapun kejadian bencana di wilayah Ds. Citeko ialah Banjir / luapan air di Kp. Citeko Rt. 03/01 Ds. Citeko Kec. Cisarua, dan dalam kejadian tersebut terdapat seorang korban hanyut atas nama Asep Mulyana, umur 55 th, alamat Kp. Citeko Rt. 03/01 Ds. Citeko Kec. Cisarua yang dimana pada saat itu dirinya bersama keluarganya sedang berada di dalam rumah namun karena posisi rumah berada di bibir sungai sehingga saat arus deras rumah berikut korban tersapu arus, dalam kejadian tersebut anggota keluarganya dapat terselamatkan namun utk Bpk. Asep Mulyana terbawa arus, sampai saat ini korban belum ditemukan dan mengingat cuaca dan kondisi tidak memungkinkan maka pencarian akan dilanjut kembali pada keesokan hari

Baca Juga:  POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Adapun kejadian bencana di wilayah Desa Tugu Selatan adalah sbb :
a) Banjir / luapan air di Kp. Pensiunan Rw. 01 Ds. Tugu Selatan Kec. Cisarua yang dimana hampir seluruh wilayah terdampak akibat luapan air
b) Banjir / genangan air di Kp. Teladan Rw. 05 Ds. Tugu Selatan Kec. Cisarua
c) Banjir / luapan air di Simpang Alternatif Ds. Batulayang Kec. Cisarua
d) Longsor di sekitaran Simpang Lemigas Ds. Tugu Selatan Kec. Cisarua
e) Longsor di Sekitaran Pinus Ds. Tugu Selatan Kec. Cisarua
f) Jembatan putus di Simpang Ciliwung Ds. Tugu Selatan / Ds. Tugu Utara

Adapun kejadian bencana di wilayah Desa Tugu Utara adalah sbb :
a) Longsor di Kp. Baru Jeruk Ds. Tugu Utara Kec. Cisarua
b) Jembatan putus di Simpang Ciliwung Ds. Tugu Selatan / Ds. Tugu Utara
c) Jembatan putus di Sekitaran KFC Ds. Tugu Utara Kec. Cisarua

Wilayah Kec. Cisarua merupakan daerah perbukitan dengan konstur tanah yang labil sehingga dengan curah hujan yang tinggi kerap menimbulkan kejadian longsor akibat tanah yang tidak kuat menampung volume air, dan selain hal tersebut pun kondisi drainase yang kurang baik kerap menimbulkan banjir / genangan air.

Adapun kejadian bencana di wilayah Desa Leuwimalang adalah sbb :
a) Jembatan putus di Jl Hankam Ds. Leuwimalang / Ds. Jogjogan Kec. Cisarua
b) Tanah terkikis di Bibir Sungai Kp. Legok Nyenang Ds. Leuwimalang Kec. Cisarua

Baca Juga:  Raperda Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemkot Bogor Fokus Perkuat Pelayanan Publik

Wilayah Kec. Cisarua merupakan daerah perbukitan dengan konstur tanah yang labil sehingga dengan curah hujan yang tinggi kerap menimbulkan kejadian longsor akibat tanah yang tidak kuat menampung volume air, dan selain hal tersebut pun kondisi drainase yang kurang baik kerap menimbulkan banjir / genangan air.

Kapolres Bogor dan jajarannya bersama Forkompinda yang berada di lokasi TKP Musibah Bencana Alam Melalukan Penanggulangan serta Penanganan terkait situasi kondisi dilapangan, pihak Kepolisian Polres Bogor beserta Jajarannya berjibaku bersama Stakeholder terkait lainnya sampai dengan dini hari ini dalam hal penanganan musibah bencana alam tersebut, mengecek keberadaan warga masyarakat di lokasi TKP apakah ada yang terdampak bencana tersebut sampai dengan mengecek di rumah sakit terdekat RS Cisarua dan RS Ciawi apakah ada yang dirawat.

Sampai berita ini diturunkan situasi masih terus dilakukan pengawasan pengecekan dikwatirkan akan ada bencana susulan untuk mengantisipasi lanjut dilakukan terus kewaspadaan dari berbagai pihak dari unsur Kepolisian, TNI, BPDB, pemerintahan kabupaten Bogor dan Stakeholder terkait lainnya, di mana saat ini pun sudah di dirikan Posko Bencana Alam dan juga kepada seluruh warga masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi musibah bencana tersebut untuk tetap waspada dan berhati – hati dan juga segera melaporkan ke petugas posko apabila ada kondisi yang tidak memungkinkan.

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB