Jakarta | Mata Pena News – organisasi advokat perempuan yang pertama kali di Indonesia terus memperkuat struktur organisasi di daerah dan pusat
zulfa Andriani sebagai ketua umum dan sekaligus Pendiri WCL (women Lawyer Club).Pengangkatan ini merupakan bentuk kepercayaan organisasi atas dedikasi, integritas
Serta kontribusi beliau dalam pengembangan etika, profesionalisme, dan marwah profesi hukum di Indonesia.
Diharapkan dengan kepemimpinan beliau, Women Lawyer Club semakin kuat dalam menjaga kode etik advokat perempuan, untuk membina anggota yang ada di daerah Buleleng provinsi Bali khususnya, serta menjadi teladan dalam praktik hukum yang berkeadilan dan berintegritas.
R A .Kartika ni A.A.SH.saat di wawancara awak media mengatakan motivasi ikut organisasi Pastinya menegakkan keadilan, dan lebih membantu masyarakat yg sangat minim pengetahuannya tentang hukum
Karena banyak masyarakat di luar sana yg telah dibodoh-bodohi tentang hukum.
Padahal seharusnya statusnya korban malah dijadikan tersangka.
Itu yg membuat saya termotivasi ikut dlm organisasi WLC ini, apa lagi kebanyakan wanita wanita hebat di dalam organisasi ini.
Harapan saya semoga adanya organisasi ini, banyak wanita” Diluar sana ingin menjadi pengacara karena adanya WLC untuk membantu orang banyak,
Dan pastinya semoga organisasi WLC dapat berkembang dan sukses dalam menegakkan keadilan di Indonesia,, dan semoga lebih banyak lagi yg bergabung di WLC khususnya wanita wanita hebat diluar sana untuk.bersama – besama” Kita tegakkan keadilan.
Untuk prestasi saya mungkin memenangkan dalam kasus yg sempat viral waktu kemarin,. Dari awal korban mau di jadikan tersangka
Akhirnya bisa mendapat keadilannya , itu adalah pengalaman sekaligus prestasi bagi saya
.Karena bagi saya prestasi dalam dunia advokat bukan hanya untuk diri sendiri,, melainkan untuk orang lain.
Karena bekerja sebagai advokat,, harus bisa meluruskan keadilan,, jgn sampai keadilan salah alamat.
Sumber:Humas DPN WLC women Lawyer Club
Penulis: Joko Santoso










