Bogor | Mata Pena News –
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pakuan resmi melepas 192 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Program pengabdian kepada masyarakat tersebut akan berlangsung selama 40 hari, mulai 14 Juli hingga 22 Agustus 2026.
KKN tahun ini mengusung tema “Transformasi Pembelajaran Holistik dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal untuk Penguatan Literasi Kesehatan, Ekonomi, dan Lingkungan di Wilayah dengan Akses Terbatas (3T).”
Ketua Panitia KKN FKIP Universitas Pakuan, Dendy Saeful Zen, M.F., M.Pd., mengatakan bahwa program kerja mahasiswa difokuskan pada empat bidang utama, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan. Seluruh program tersebut disusun agar selaras dengan kebutuhan masyarakat serta potensi lokal di setiap desa penempatan.
“Sebanyak 192 mahasiswa, terdiri atas 167 mahasiswa reguler dan 25 mahasiswa konversi, akan dibagi ke dalam 20 kelompok. Setiap kelompok akan didampingi oleh seorang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL),” ujar Dendy, Selasa (14/7/2026).
Adapun lokasi pelaksanaan KKN tersebar di 20 desa pada empat kecamatan yang berada di dua kabupaten, yakni:
Kabupaten Bogor, meliputi Kecamatan Nanggung dan Cigudeg, dengan jumlah 93 mahasiswa.
Kabupaten Sukabumi, meliputi Kecamatan Simpenan dan Cisolok, dengan jumlah 99 mahasiswa.
Menurut Dendy, melalui kegiatan KKN ini mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik nyata di tengah masyarakat. Selain itu, KKN juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat kemampuan mahasiswa dalam memberdayakan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata sesuai dengan potensi yang dimiliki setiap daerah.
“Kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjaga nama baik almamater Universitas Pakuan selama menjalankan pengabdian di lokasi KKN,” tutup Dendy.
Red














