Jonggol, Bogor | Mata Pena News – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) 2 menggelar Reses Masa Sidang II Tahun 2025 di Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (18/02/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil 2, di antaranya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, H. Junaedi Samsudin, SH (PPP), serta anggota DPRD dari berbagai partai politik, yaitu:
H. Moh. Ansori Setiawan (Gerindra)
Beben Suhendar, SH, MM (Gerindra)
Amin Sugandi, SE, MM (Golkar)
H. Sulaiman, ST, MM (PKS)
H. Ahmad Fathoni, ST, MPwk (PKS)
Chandra Kusuma, ST (Demokrat)
Hj. Nunur Nurhasdian, MPd (PKB)
Rudi Sabana (Nasdem)
Rangkaian Acara dan Pembahasan Acara dimulai pukul 09.30 WIB hingga 12.30 WIB dengan agenda pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Tegar Beriman, sambutan Camat Jonggol, serta sambutan dari Wakil Ketua DPRD, H. Junaedi Samsudin. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Jonggol, kepala desa, Forkopimcam, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Junaedi Samsudin menekankan bahwa prioritas reses kali ini mencakup bidang kesehatan, infrastruktur, pendidikan, dan ketahanan pangan. Salah satu usulan dari masyarakat yang menjadi sorotan adalah pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di setiap desa di Kecamatan Jonggol.

Tanggapan dan Usulan Anggota DPRD H. Junaedi Samsudin menyatakan bahwa usulan tersebut akan diperjuangkan. Ia juga menambahkan bahwa pokok pikirannya (pokir) akan difokuskan pada pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan lampu tenaga surya agar jalan-jalan desa lebih terang.
H. Ansori Setiawan menyoroti anggaran pendidikan, yang mencapai 21% dari total anggaran. Ia menekankan bahwa alokasi ini mencakup gaji guru ngaji, guru TK, dan guru PAUD, serta berjanji untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masa mendatang.

Beben Suhendar mengungkapkan bahwa dirinya tengah mempersiapkan akses gerbang timur menuju kawasan Institut Pertanian Bogor (IPB) di Kecamatan Jonggol. Ia juga menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kampus IPB di Jonggol, yang telah didukung oleh Pj Bupati dan Rektor IPB.
H. Ahmad Fathoni meminta kepala desa untuk meninjau kondisi irigasi yang rawan mengalami kerusakan. Ia menyebut bahwa Komisi III DPRD Kabupaten Bogor sedang membahas program perbaikan irigasi tahun 2025.

Sementara itu, Amin Sugandi mengalokasikan anggaran pokir sebesar Rp3 miliar khusus untuk subsidi pupuk bagi masyarakat. Ia mengajak warga yang belum mendapatkan bantuan pupuk untuk menyampaikan aspirasinya.
Anggota DPRD Chandra Kusuma menutup acara dengan menekankan pentingnya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai pelatihan yang akan diadakan di masa mendatang.
Reses ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka langsung kepada para wakil rakyat. Diharapkan berbagai usulan yang disampaikan dapat direalisasikan demi kemajuan Kabupaten Bogor, khususnya Kecamatan Jonggol.














