BOGOR | Mata Pena News – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berkualitas melalui Pelatihan Kepemimpinan dan Kemitraan Pemuda Tahun 2026 Angkatan I. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 20–22 Juli 2026, di Hotel Bell Place, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Pelatihan tersebut diikuti 70 peserta yang merupakan anggota Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Bogor. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pemuda agar memiliki jiwa kepemimpinan, karakter yang berintegritas, serta kemampuan membangun kemitraan dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan AP, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan zaman, khususnya di era transformasi digital.
> “Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemuda agar memiliki dasar-dasar kepemimpinan, karakter yang berintegritas, serta kemampuan membangun kemitraan dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan masyarakat dan daerah di Kabupaten Bogor,” ujar Asnan, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, pelatihan juga diarahkan untuk melahirkan pemimpin muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, sehingga mampu mendorong percepatan transformasi digital baik di lingkungan organisasi maupun masyarakat.
Selain itu, peserta diharapkan mampu menjadi pemimpin masa depan yang memiliki wawasan global dan mampu membangun kerja sama di tingkat nasional maupun internasional sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.
> “Kami ingin mencetak pemuda-pemudi yang siap menjadi pemimpin di masa depan, baik di dalam organisasi maupun di luar organisasi, bahkan memiliki kapasitas untuk membangun jejaring dan kerja sama di tingkat internasional,” jelas Asnan.
Untuk mendukung kualitas pelatihan, Dispora menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari praktisi public speaking profesional, unsur Organisasi Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor, akademisi, trainer bersertifikasi profesional, hingga Pengurus Kwarcab Pramuka Kabupaten Bogor.
Sementara itu, para instruktur berasal dari Kodim 0621/Kabupaten Bogor, dengan moderator dari PT Sahabat Insan Perubahan, sehingga materi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menitikberatkan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, komunikasi, dan kepemimpinan di lapangan.
Asnan menambahkan, program Pelatihan Kepemimpinan dan Kemitraan Pemuda Tahun 2026 akan dilaksanakan dalam dua angkatan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak pemuda di Kabupaten Bogor.
> “Angkatan pertama ini diikuti oleh peserta dari Kwarcab Pramuka Kabupaten Bogor. Ke depan program ini akan terus berlanjut agar semakin banyak pemuda yang mendapatkan kesempatan meningkatkan kapasitas kepemimpinannya,” katanya.
Ia berharap, pelatihan tersebut menjadi investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Harapan saya, kita sedang mempersiapkan SDM sejak sekarang agar benar-benar siap menyongsong Indonesia Emas 2045. Generasi muda harus dibekali kemampuan memimpin, berkolaborasi, dan memiliki integritas sebagai modal utama membangun bangsa,” pungkas Asnan yang didampingi Kasubkor Infrastruktur dan Kemitraan Pemuda, Joko Widodo.
Red














