BOGOR | Mata Pena News – MAN 1 Bogor melaksanakan kegiatan fogging atau penyemprotan pengasapan di seluruh lingkungan madrasah pada Sabtu (1/8/2026) sebagai langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam menjaga kesehatan warga sekolah sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, bersih, dan nyaman.
Penyemprotan dilakukan secara menyeluruh di sejumlah titik yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, mulai dari ruang kelas, taman, saluran air, halaman madrasah, hingga berbagai fasilitas penunjang lainnya. Kegiatan dipimpin oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, Wahyu Ramadhan, bersama petugas yang telah ditunjuk. Proses fogging berlangsung sejak pagi hingga seluruh area selesai ditangani sesuai prosedur keselamatan.
Kepala MAN 1 Bogor, Hj. Dian Kardinah, menegaskan bahwa kesehatan lingkungan merupakan faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran yang berkualitas.
“Madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga harus menjadi lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya. Melalui kegiatan fogging ini, kami berikhtiar menghadirkan lingkungan belajar yang bersih dan sehat sebagai bagian dari budaya hidup sehat yang sejalan dengan nilai-nilai Kementerian Agama dalam mewujudkan madrasah yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, Wahyu Ramadhan, menjelaskan bahwa fogging merupakan salah satu langkah pencegahan, namun keberhasilan mengantisipasi DBD juga sangat bergantung pada kepedulian seluruh warga madrasah dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami mengajak seluruh warga MAN 1 Bogor untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, menutup tempat penampungan air, membersihkan saluran, serta menghilangkan genangan yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan berkelanjutan. Selain mendukung kualitas pembelajaran, langkah tersebut juga menjadi wujud kepedulian madrasah terhadap kesehatan dan keselamatan seluruh warga sekolah, sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam menghadirkan lembaga pendidikan yang humanis, berkualitas, dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.
Red














