Bupati Bogor Resmikan CCVC dan Oncology Center di RSUD Bakti Pajajaran Cibinong

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cibinong | Mata Pena News – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meresmikan layanan Cardio Cerebro Vaskular Center (CCVC) dan Oncology Center (OC) di RSUD Bakti Pajajaran, Cibinong, Rabu (4/3/2026). Peresmian tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Dalam sambutannya, Bupati Bogor mengapresiasi berbagai inovasi layanan kesehatan yang dihadirkan RSUD Bakti Pajajaran. Beberapa layanan baru yang diluncurkan antara lain penanganan stroke melalui inovasi Code Stroke dengan metode Digital Substraction Angiography (DSA), pembukaan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS), pelayanan jantung anak, serta layanan kemoterapi bagi pasien kanker.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) kepada Pemerintah Kabupaten Bogor sekaligus pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Bupati Bogor mengaku bangga melihat transformasi RSUD Bakti Pajajaran yang terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi medis. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penggunaan metode DSA, yang sebelumnya dipopulerkan oleh mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

“Di Indonesia, baru sekitar enam rumah sakit yang memiliki layanan ini. Kami bersyukur Kabupaten Bogor kini menjadi salah satunya,” ujar Rudy Susmanto.

Baca Juga:  Beauty World Executive Clinic Growth Summit 2026 Dorong Klinik Aesthetic Indonesia Naik Level: Dari Clinical Excellence hingga AI-Powered Growth

Ia menambahkan, jika di sejumlah rumah sakit biaya tindakan DSA dapat mencapai Rp60 hingga Rp70 juta, maka di RSUD Bakti Pajajaran layanan tersebut sudah dapat diakses oleh masyarakat menggunakan BPJS Kesehatan.

Pemerintah Kabupaten Bogor juga menegaskan komitmennya dalam menerapkan Universal Health Coverage (UHC) 100 persen. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran hampir Rp1 triliun per tahun dari APBD guna menjamin layanan kesehatan masyarakat melalui BPJS Kesehatan.

Untuk wilayah Bogor Raya, layanan DSA sebelumnya hanya tersedia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto dan Rumah Sakit Pusat Pertamina di Jakarta. Kini masyarakat Kabupaten Bogor tidak perlu lagi jauh-jauh untuk mendapatkan layanan tersebut.

Melalui layanan Code Stroke, RSUD Bakti Pajajaran menargetkan waktu penanganan maksimal 60 menit sejak pasien tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga mendapatkan tindakan medis.

“Dengan dukungan alat DSA, diagnosis pembuluh darah otak dapat dilakukan secara presisi. Tindakan trombektomi maupun intervensi vaskular dapat dilaksanakan secara cepat dan tepat,” jelasnya.

Selain itu, RSUD Bakti Pajajaran juga mendapat amanat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai rumah sakit pengampu pendidikan hospital-based neurologi.

Baca Juga:  Raperda Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemkot Bogor Fokus Perkuat Pelayanan Publik

Dengan demikian, pendidikan spesialis neurologi kini dapat dilaksanakan di Kabupaten Bogor.

Fasilitas DSA juga dimanfaatkan untuk penanganan penyakit jantung anak dan dewasa, termasuk penyakit jantung bawaan dan jantung koroner. Saat ini RSUD Bakti Pajajaran juga tengah mengawal lima pasien jantung bawaan dari Yayasan Jantung Indonesia Cabang Kabupaten Bogor, dua di antaranya telah menjalani tindakan di RS Jantung Harapan Kita.

Pada kesempatan yang sama, RSUD Bakti Pajajaran juga meresmikan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) yang akan bersinergi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor. Ke depan, rumah sakit ini juga akan mengembangkan layanan aferesis untuk kebutuhan pasien hematologi-onkologi seperti talasemia dan hemofilia.

Tidak hanya itu, RSUD Bakti Pajajaran juga terus bertransformasi menuju Oncology Center dengan pengembangan layanan kemoterapi, imunoterapi, serta riset berbasis pelayanan, termasuk pengembangan stem cell.

Dengan berbagai pengembangan tersebut, RSUD Bakti Pajajaran menegaskan komitmennya untuk menjadi pusat layanan kesehatan unggulan yang modern, terintegrasi, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat Kabupaten Bogor.

Rudy

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB