JEPARA | Mata Pena News – Pemerintah Kabupaten Jepara bekerja sama dengan Kementerian Agama, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), TNI, PCNU Jepara, dan BAZNAS mempersembahkan rangkaian acara “Gebyar Hari Santri 2026”.
Rangkaian kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Amal Bhakti Kementerian Agama, Hari Bakti Dokter Indonesia ke-118, dan HUT TNI ke-81.
Bupati Jepara H. Witiarso Utomo menjadi pembina apel sekaligus memberikan arahan kepada para santri, jajaran Forkopimda, PCNU, Muhammadiyah, serta lembaga pendidikan Islam se-Kabupaten Jepara.
Dalam arahannya, Bupati Witiarso Utomo mendorong para santri untuk tidak hanya kuat dalam ilmu agama, namun juga harus menguasai teknologi dan kewirausahaan.
“Pemkab Jepara berharap santri mampu menjadi generasi yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing,” ujar Bupati.
Gebyar Hari Santri 2026 akan digelar pada Kamis, 22 Oktober 2026 dengan rangkaian acara sebagai berikut:

1. Apel Hari Santri
Pukul 07.00 WIB s/d selesai, bertempat di Halaman Kantor SETDA Jepara, Jl. Alun-Alun No. 1, Jepara.
2. Pendistribusian Zakat Produktif BAZNAS Jepara
Untuk Guru Madrasah dan Merbot Masjid, pukul 09.00 WIB s/d selesai, bertempat di Gedung PCNU Jepara, Jl. Pemuda No. 51, Jepara.
3. Karnaval Hari Santri
Pukul 13.00 WIB s/d selesai, Start & Finish di Alun-Alun Jepara dengan rute melalui Jl. Kartini, Jl. Pemuda, dan jalan-jalan utama lainnya.
Pemkab Jepara mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta memeriahkan Gebyar Hari Santri 2026 sebagai bentuk penghormatan terhadap peran santri dalam sejarah bangsa.














