Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Aren Jaya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI  | Mata Pena News — Upaya meningkatkan kualitas pengasuhan anak usia dini di lingkungan masyarakat, khususnya di Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek. Salah satu program yang dikembangkan adalah day care berbasis masyarakat di TK Al-Istiqomah, Aren Jaya, Bekasi Timur.

Program tersebut menjadi salah satu solusi terhadap kebutuhan pengasuhan anak usia dini, khususnya bagi keluarga yang orang tuanya bekerja atau berusaha untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Program ini dilaksanakan pada Rabu,  (19/8/ 2026).

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan oleh tim PkM Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Bani Saleh yang diketuai Widi Astuti, M.Pd., dengan anggota dosen Ilham Jaya, M.Pd., serta mahasiswa Elsa Ratu Maryam dan Anna Fitria.

Program ini diarahkan untuk membangun model layanan day care yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penitipan anak, tetapi juga menjadi lingkungan pengasuhan yang aman, terarah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Baca Juga:  Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry

Pengembangan day care di Aren Jaya berangkat dari kondisi sosial masyarakat, khususnya keluarga yang kedua orang tuanya harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Dalam kondisi tersebut, pengasuhan anak usia dini kerap dialihkan kepada kakek, nenek, atau anggota keluarga lanjut usia.

Situasi ini menjadi tantangan tersendiri karena lansia memiliki keterbatasan dalam memberikan stimulasi perkembangan, pengawasan, aktivitas bermain, serta pendampingan anak secara optimal sepanjang waktu.

“Day care berbasis masyarakat ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk meringankan beban pengasuhan yang selama ini banyak dibantu oleh lansia. Orang tua tetap dapat menjalankan aktivitas pekerjaan, sementara anak memperoleh layanan pengasuhan yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembangnya,” ujar Widi Astuti, M.Pd., selaku ketua tim PkM.

Model day care yang dikembangkan menempatkan anak sebagai pusat layanan. Pengasuhan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar, seperti makan, kebersihan, istirahat, dan keamanan, tetapi juga memberikan stimulasi yang mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.

Baca Juga:  HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Enam ranah perkembangan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan layanan, yaitu sosial-emosional, kognitif, motorik, seni, agama dan moral, serta bahasa. Pengembangan keenam ranah tersebut dilakukan melalui kegiatan bermain, pembiasaan, interaksi sosial, kegiatan kreatif, dan komunikasi.

Program PkM hibah Kemendiktisaintek ini pada akhirnya tidak sekadar menghadirkan sebuah layanan day care, tetapi juga membangun fondasi sistem pengasuhan berbasis masyarakat.

Keberadaan model tersebut diharapkan dapat menjadi contoh yang dapat dikembangkan dan direplikasi di lingkungan masyarakat lain yang menghadapi persoalan serupa.

Dengan adanya day care yang dikelola secara terarah serta didukung standar operasional prosedur (SOP) dan administrasi yang memadai, kualitas pengasuhan anak usia dini di Aren Jaya diharapkan semakin optimal. (*)

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB