KOTA BEKASI | Mata Pena News — Upaya meningkatkan kualitas pengasuhan anak usia dini di lingkungan masyarakat, khususnya di Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Dukungan tersebut diwujudkan melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek. Salah satu program yang dikembangkan adalah day care berbasis masyarakat di TK Al-Istiqomah, Aren Jaya, Bekasi Timur.
Program tersebut menjadi salah satu solusi terhadap kebutuhan pengasuhan anak usia dini, khususnya bagi keluarga yang orang tuanya bekerja atau berusaha untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Program ini dilaksanakan pada Rabu, (19/8/ 2026).
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan oleh tim PkM Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Bani Saleh yang diketuai Widi Astuti, M.Pd., dengan anggota dosen Ilham Jaya, M.Pd., serta mahasiswa Elsa Ratu Maryam dan Anna Fitria.
Program ini diarahkan untuk membangun model layanan day care yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penitipan anak, tetapi juga menjadi lingkungan pengasuhan yang aman, terarah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Pengembangan day care di Aren Jaya berangkat dari kondisi sosial masyarakat, khususnya keluarga yang kedua orang tuanya harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Dalam kondisi tersebut, pengasuhan anak usia dini kerap dialihkan kepada kakek, nenek, atau anggota keluarga lanjut usia.
Situasi ini menjadi tantangan tersendiri karena lansia memiliki keterbatasan dalam memberikan stimulasi perkembangan, pengawasan, aktivitas bermain, serta pendampingan anak secara optimal sepanjang waktu.
“Day care berbasis masyarakat ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk meringankan beban pengasuhan yang selama ini banyak dibantu oleh lansia. Orang tua tetap dapat menjalankan aktivitas pekerjaan, sementara anak memperoleh layanan pengasuhan yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembangnya,” ujar Widi Astuti, M.Pd., selaku ketua tim PkM.
Model day care yang dikembangkan menempatkan anak sebagai pusat layanan. Pengasuhan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar, seperti makan, kebersihan, istirahat, dan keamanan, tetapi juga memberikan stimulasi yang mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Enam ranah perkembangan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan layanan, yaitu sosial-emosional, kognitif, motorik, seni, agama dan moral, serta bahasa. Pengembangan keenam ranah tersebut dilakukan melalui kegiatan bermain, pembiasaan, interaksi sosial, kegiatan kreatif, dan komunikasi.
Program PkM hibah Kemendiktisaintek ini pada akhirnya tidak sekadar menghadirkan sebuah layanan day care, tetapi juga membangun fondasi sistem pengasuhan berbasis masyarakat.
Keberadaan model tersebut diharapkan dapat menjadi contoh yang dapat dikembangkan dan direplikasi di lingkungan masyarakat lain yang menghadapi persoalan serupa.
Dengan adanya day care yang dikelola secara terarah serta didukung standar operasional prosedur (SOP) dan administrasi yang memadai, kualitas pengasuhan anak usia dini di Aren Jaya diharapkan semakin optimal. (*)














