Terima Perwakilan PT John Toys Indonesia Korea, Bamsoet Dorong Kolaborasi Kampus dan Dunia Usaha

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Mata Pena News – Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan pendiri Universitas Perwira Purbalingga (UNPERBA) Jawa Tengah, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mendorong kolaborasi antara UNPERBA dengan PT John Toys Indonesia, perusahaan manufaktur berorientasi ekspor yang beroperasi di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Kolaborasi tersebut diarahkan pada program magang, pelatihan industri, serta pengembangan kompetensi mahasiswa agar mahasiswa UNPERBA memiliki pengalaman langsung menghadapi dunia kerja dan standar industri yang terhubung dengan pasar dunia. Kerja sama ini merupakan langkah nyata agar proses pendidikan semakin dekat dengan kebutuhan lapangan kerja.

“Pendidikan tinggi harus semakin dekat dengan dunia industri. Mahasiswa perlu memperoleh kesempatan untuk melihat, merasakan, dan memahami secara langsung bagaimana sebuah perusahaan bekerja, bagaimana produk dibuat dengan standar tertentu, bagaimana kualitas dijaga, serta bagaimana perusahaan memenuhi tuntutan pasar,” ujar Bamsoet saat menerima perwakilan PT John Toys Indonesia di Jakarta, Rabu (19/8/26).

Baca Juga:  HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menjelaskan, hubungan perguruan tinggi dengan dunia usaha harus dibangun sejak mahasiswa masih berada di bangku kuliah. Materi akademik tetap menjadi fondasi, tetapi mahasiswa juga membutuhkan pengalaman menghadapi persoalan nyata di tempat kerja, memahami target produksi, menjaga kualitas, bekerja dalam tim, mematuhi prosedur, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab. Dengan pola seperti itu, kampus dapat membantu memperkecil jarak antara kompetensi yang dimiliki lulusan dan kebutuhan perusahaan.

“Industri bergerak dengan standar yang sangat dinamis. Mahasiswa perlu memahami bagaimana teori yang dipelajari di kelas diterapkan dalam proses produksi, pengendalian mutu, manajemen, hingga pelayanan kepada pelanggan. Pengalaman tersebut akan membuat mereka lebih siap ketika memasuki dunia kerja karena sudah mengenal ritme, tuntutan, disiplin, dan tanggung jawab profesional,” kata Bamsoet.

Baca Juga:  Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan, kebutuhan memperkuat hubungan pendidikan dan dunia kerja juga terlihat dari kondisi ketenagakerjaan nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada tahun 2025 terdapat sekitar 1,01 juta lulusan perguruan tinggi yang belum bekerja. Sementara total pengangguran terbuka mencapai sekitar 7,28 juta orang. Angka tersebut menunjukkan bahwa gelar pendidikan tinggi perlu diikuti kompetensi yang sejalan dengan kebutuhan dunia usaha.

“Industri membutuhkan SDM yang kompeten, sementara perguruan tinggi membutuhkan mitra yang dapat memberikan pengalaman dunia kerja secara nyata. Kalau keduanya dipertemukan sejak mahasiswa masih kuliah, manfaatnya akan kembali kepada perusahaan, kampus, mahasiswa, serta masyarakat,” pungkas Bamsoet. (*)

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB