Dampak Limbah Bertahun-tahun, Amphibi Pati : DLH Sunyi, Ekosistem Sungai Bulumanis Lor Rusak Parah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Pati  | Mata Pena News — Lembaga Lingkungan Hidup Amphibi Pati mencermati adanya dugaan pencemaran sungai akibat limbah cair industri tapioka yang berlangsung bertahun-tahun telah menghancurkan ekosistem sungai di wilayah Bulumanis Lor kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati Jawa tengah.

Aliran sungai yang bertahun-tahun telah berubah warna menjadi keruh hitam serta mengeluarkan aroma menyengat yang mengganggu aktivitas masyarakat pesisir sehari-hari.

Ketua DPD Amphibi Pati yang kerap disapa Edi menyampaikan, seharusnya setiap perusahaan yang melakukan usaha produksi dan menghasilkan limbah wajib mengelola limbahnya tanpa mencemari lingkungan, baik itu berupa limbah padat maupun limbah cair.

Limbah tapioka kaya akan kandungan bahan organik berserat tinggi dan senyawa sianida (HCN) alami dari singkong. Ketika dibuang langsung ke badan air tanpa pengolahan optimal melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), limbah tersebut memicu proses pembusukan alami yang menguras habis kadar oksigen terlarut (Dissolved Oxygen) di dalam air. Sehingga dapat mengakibatkan berbagai jenis ikan lokal dan biota air mati massal secara perlahan.

Baca Juga:  Wabup Ibnu Hajar: Terima Kasih Atas Pengabdian AKBP Hadi Kristanto untuk Jepara, Selamat Datang Kapolres Baru AKBP Keris Aji Wibisono

“Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati seharusnya memiliki data jumlah perusahaan yang beroperasi di sepanjang sungai di wilayah Bulumanis Lor kecamatan Margoyoso melalui tim Monitoring dan Evaluasi terkait pencemaran sungai melibatkan organisasi Lingkungan Hidup, serta melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha untuk melakukan pengolahan limbah sebelum di terbuang,”ungkap Edi. Minggu, (16/8/2026)

Warga sekitar mengaku kondisi ini bukanlah masalah baru. Penurunan kualitas lingkungan hidup ini sudah dirasakan selama bertahun-tahun tanpa ada penyelesaian permanen dari pihak pengelola pabrik maupun tindakan tegas dari dinas terkait.

Baca Juga:  18 Pejabat Dilantik Prabowo, Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri Baru

“Sudah sangat memprihatikan, mendekat saja baunya sudah bikin mual. Kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun seolah-olah dibiarkan,” ujar salah seorang warga Rt.01/01 Bulumanis Lor.

“Kami berharap Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati segera mengambil langkah konkret berupa audit lingkungan menyeluruh serta penegakan hukum tegas bagi para pelaku usaha industri yang tidak menjalankan himbauan dalam pengelolan limbah produksinya”.

Jika dibiarkan tanpa pemulihan (bioremediasi), kerusakan ekosistem sungai ini berpotensi menjadi bencana ekologis permanen yang merugikan generasi mendatang,” Ujar Edi

Berita Terkait

tes
BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO
HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda
Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan
POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA
H.M Saifudaulah SH.MH.M.Pd.I ,Dari PKS(partai keadilan sejahtera)Serap Aspirasi Warga RW 06 kelurahan jati Waringin, Soroti Masalah Banjir dan drainase.
Rekrut Tenaga Ahli Bergelar Profesor, Jamaludin Malik Terlibat Adu Komentar dengan Akun Info Jepara Terkini
Sekretaris DPN Jamkeswatch FSPMI Heri Irawan Sosialisasikan JKN kepada Bidang Perempuan PUK SPEE FSPMI PT Honoris Industry
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:49 WIB

tes

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:35 WIB

BURUH GERUDUK KANTOR LPSK JATIM! JAMKESWATCH FSPMI DESAK KEPASTIAN BIAYA PENGOBATAN KORBAN PENGANIAYAAN MOJOKERTO

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

HIPMI Bogor, Bekasi, dan Depok Gelar Business Matching, Libatkan 150 Pengusaha Muda

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Dirut PPJ Bogor Siapkan 70 Lapak dan Kios, PKL Pasar Gembrong Bakal Ditertibkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:32 WIB

POTENSI WISATA DESA IKONIK BISA MATI JIKA DSPARBUD TUTUP MATA

Berita Terbaru

Daerah

52 Jalan di Jepara OTW Mulus di 2026!

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:49 WIB

News

tes

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:49 WIB